Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Kompas.com - 23/09/2021, 23:13 WIB
Penyelesaian kasus dugaan perusakan batu nisa di pemakaman muslim dilakukan secara kekeluarga di Balai Desa Polokarto, Sukoharjo, Kamis (23/9/2021). Dok Polres SukoharjoPenyelesaian kasus dugaan perusakan batu nisa di pemakaman muslim dilakukan secara kekeluarga di Balai Desa Polokarto, Sukoharjo, Kamis (23/9/2021).

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kasus perusakan batu nisan di pemakaman muslim Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, berakhir damai.

Pihak ahli waris dan pengelola pemakaman muslim sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

"Pihak keluarga dan pengelola makam sama-sama meminta maaf dan setuju untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan," kata Wahyu kepada Kompas.com, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Sejumlah Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Diduga Dirusak

Wahyu menerangkan, dari awal telah mendorong agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tentu kita dorong untuk penerapan restorative justice. Karena ini masalah mungkin perjanjian dari pihak keluarga belum paham akan hal itu. Tapi sebenarnya itu sudah menjadi aturan untuk dimakamkan di tempat itu," sambung dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, sejumlah batu nisan di pemakaman muslim Desa Wonosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diduga dirusak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa batu nisan terlepas dari gundukan makam.

Batu nisan itu ada yang kondisinya sudah hancur dan terbelah.

Baca juga: Di Balik Kasus Perusakan Batu Nisan Pemakaman Muslim di Sukoharjo, Ini Penjelasan Polisi

Menurut penuturan penggali makam, Marikun (59), perusakan batu nisan di pemakaman muslim sudah terjadi sekitar tiga bulan.

Marikun mengatakan, tidak mengetahui siapa yang merusak batu nisan makam tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Siswa SDN Gendongan 1 Salatiga Sembuh dari Covid-19, PTM Terbatas Dimulai Lagi

6 Siswa SDN Gendongan 1 Salatiga Sembuh dari Covid-19, PTM Terbatas Dimulai Lagi

Regional
Vaksinasi Jemput Bola di Kalbar: Sasar Tempat Ngumpul Anak Muda, Warkop dan Komplek Perumahan

Vaksinasi Jemput Bola di Kalbar: Sasar Tempat Ngumpul Anak Muda, Warkop dan Komplek Perumahan

Regional
Wagub Lampung Kena Teror 2 Pinjol, gara-gara Nomor Ponselnya Dijadikan Penanggungjawab

Wagub Lampung Kena Teror 2 Pinjol, gara-gara Nomor Ponselnya Dijadikan Penanggungjawab

Regional
Tersangka Pinjol Ilegal Sleman Bertambah, Kini Jadi Tujuh Orang

Tersangka Pinjol Ilegal Sleman Bertambah, Kini Jadi Tujuh Orang

Regional
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun Terjadi di Ogan Ilir, Pelaku Hampir Diamuk Massa

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun Terjadi di Ogan Ilir, Pelaku Hampir Diamuk Massa

Regional
Wisata Kampung Kerapu, Sajian Potensi Budidaya Ikan dan Panorama Alam

Wisata Kampung Kerapu, Sajian Potensi Budidaya Ikan dan Panorama Alam

Regional
Mentan Minta Badan Karantina Perketat Produk Pertanian yang Masuk ke Indonesia

Mentan Minta Badan Karantina Perketat Produk Pertanian yang Masuk ke Indonesia

Regional
KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Dites Urine, Oknum Pengacara di Banyumas Positif Sabu

Dites Urine, Oknum Pengacara di Banyumas Positif Sabu

Regional
Kisah Peraih Emas PON Papua Asal Banyumas, Sejak Kecil Bantu Ayah Kerja Jadi Kuli Bangunan

Kisah Peraih Emas PON Papua Asal Banyumas, Sejak Kecil Bantu Ayah Kerja Jadi Kuli Bangunan

Regional
Atlet Bulu Tangkis Peraih Emas PON Papua, Febriana Dwi Puji, Dapat Bonus Rp 50 Juta dari Pemkab Jember

Atlet Bulu Tangkis Peraih Emas PON Papua, Febriana Dwi Puji, Dapat Bonus Rp 50 Juta dari Pemkab Jember

Regional
Polisi Buru Sopir Truk Kontainer yang Terbalik di Tol Cipularang hingga Mengakibatkan Direktur Indomaret Tewas

Polisi Buru Sopir Truk Kontainer yang Terbalik di Tol Cipularang hingga Mengakibatkan Direktur Indomaret Tewas

Regional
Puluhan Wisatawan yang Terjebak di Waduk Jatiluhur Selamat, Dievakuasi Tim SAR Tengah Malam

Puluhan Wisatawan yang Terjebak di Waduk Jatiluhur Selamat, Dievakuasi Tim SAR Tengah Malam

Regional
Bonus Atlet NTB di PON Papua Bakal Diberikan pada Hari Sumpah Pemuda

Bonus Atlet NTB di PON Papua Bakal Diberikan pada Hari Sumpah Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.