Status Tersangka Korupsi Adik Wagub Maluku Dicabut Hakim, Kejati: Kita Ada Upaya Lain

Kompas.com - 31/08/2021, 17:20 WIB
Ilustrasi Google ImageIlustrasi

AMBON,KOMPAS.com- Hakim Pengadilan Negeri Ambon mengabulkan permohonan praperadilan Desianus Orno alias Odie, tersangka korupsi pengadaan empat unit speedboat tahun anggaran 2015 pada Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Maluku Barat Daya.

Status tersangka mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Maluku Barat Daya ini dinyatakan tidak sah dan dicabut.

Menanggapi putusan sidang tersebut, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Wahyudi Kareba menyatakan, praperadilan yang diajukan oleh penasihat hukum memang dibolehkan mengacu ketentuan hukum acara pidana. 

Baca juga: Menang Praperadilan, Status Tersangka Korupsi Adik Gubernur Maluku Gugur

“Ya kalau mengacu ke hukum acara pidana memang praperadilan itu diberikan hak kepada penasihat boleh-boleh saja silakan,” kata Wahyudi kepada Kompas.com saat dikonfirmasi via telepon seluler, Selasa (31/8/2021).

Wahyudi menghargai putusan hakim yang mengabulkan permohonan adik kandung Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nataniel Orno itu.

Meski begitu, pihaknya akan menempuh upaya lain untuk mempertahankan agar Odie tetap menjalani proses hukum di pengadilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau terkait hasilnya itu ya itu pendapat dari hakim kita tetap hargai, tapi tetap juga kita ada upaya lain, itu kan hanya menyangkut administrasi saja,” katanya.

Menurut Wahyudi, upaya lain yang akan ditempuh adalah dengan memperbaiki kembali administrasi berkas perkara yang dinilai hakim masih kurang disempurnakan.

Baca juga: Kadispora di Maluku Main Judi bersama Polisi dan ASN, Sekda: Pasti Ditindak

Ia juga menegaskan bahwa status Odie masih bisa kembali menjadi tersangka, sebab aturan membolehkan hal itu. Apalagi berdasarkan sejumlah fakta penyidikan menguatkan status Odie sebaagai tersangka.

“Iyalah (masih berpeluang tersangka), ya aturan membolehkan itu, yang jelas apa yang dianggap hakim kurang kita akan penuhi meskipun ini penyidiknya dari kepolisian. Jadi nanti kita koordinasi dengan kepolisian  mencari solusi soal apa yang diputuskan oleh majelis hakim,” paparnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta soal Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

4 Fakta soal Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

Regional
Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Regional
Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Regional
Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Regional
Sebulan Kasus Temuan Jasad Ibu dan Bayi di Kupang, Seorang Pria Datangi Polisi Mengaku sebagai Pembunuh

Sebulan Kasus Temuan Jasad Ibu dan Bayi di Kupang, Seorang Pria Datangi Polisi Mengaku sebagai Pembunuh

Regional
Soal Video Viral Debat dengan Tokoh Adat, Gubernur NTT: Netizen Beda Poltik yang 'Framing'

Soal Video Viral Debat dengan Tokoh Adat, Gubernur NTT: Netizen Beda Poltik yang "Framing"

Regional
Patuh pada Ulama, PKB Jatim Janji Tak Intervensi Muktamar ke-34 NU

Patuh pada Ulama, PKB Jatim Janji Tak Intervensi Muktamar ke-34 NU

Regional
Anaknya Dituding Terlibat dalam Proyek Sapi di Pulau Sumba, Ini Kata Gubenur NTT

Anaknya Dituding Terlibat dalam Proyek Sapi di Pulau Sumba, Ini Kata Gubenur NTT

Regional
Cerita Dian, Guru Wilayah 3T, Harus Pakai Sandal Jepit hingga Kesulitan Air Bersih

Cerita Dian, Guru Wilayah 3T, Harus Pakai Sandal Jepit hingga Kesulitan Air Bersih

Regional
Tinjau Lokasi Longsor, Bupati Toraja Utara Kerahkan Alat Berat dan Beri Bantuan ke Para Korban

Tinjau Lokasi Longsor, Bupati Toraja Utara Kerahkan Alat Berat dan Beri Bantuan ke Para Korban

Regional
Staf Ahli Kemendes Minta Hotel Berbintang Pakai Produk Holtikultura Warga Maumere

Staf Ahli Kemendes Minta Hotel Berbintang Pakai Produk Holtikultura Warga Maumere

Regional
2 Oknum Dokter Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Kamar, IDI Sinjai Turun Tangan

2 Oknum Dokter Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Kamar, IDI Sinjai Turun Tangan

Regional
Tak Hanya Sepak Bola, Surabaya-Liverpool Kerja Sama Edukasi Penanganan Gempa hingga Pengembangan Kawasan Dolly

Tak Hanya Sepak Bola, Surabaya-Liverpool Kerja Sama Edukasi Penanganan Gempa hingga Pengembangan Kawasan Dolly

Regional
Duduk Perkara Calon Kades Petahana di Jember Blokade Akses Jalan Warga karena Kalah Pilkades

Duduk Perkara Calon Kades Petahana di Jember Blokade Akses Jalan Warga karena Kalah Pilkades

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.