Kompas.com - 19/08/2021, 11:18 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI

GRESIK, KOMPAS.com - Mantan Anggota DPRD Gresik berinisial IZM (60) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan pada jual beli tanah senilai Rp 8,4 miliar. Transaksi jual beli tanah itu terjadi pada 2016.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febriyanto Prayoga mengatakan, tersangka diduga menjual tanah yang bukan atas nama hak miliknya kepada korban berinisial HP (66) asal Surabaya.

Tanah yang berada di Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, itu memiliki luas sekitar 2,6 hektare.

"Masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, dugaan penggelapan," ujar Bayu saat dikonfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Tak Bisa Hadir Upacara 17 Agustus karena Pandemi, Ini Pesan Para Veteran di Gresik

Dalam transaksi jual beli yang dilakukan, tersangka sempat meyakinkan korban bahwa lahan tersebut adalah miliknya. Tersangka mengaku tanah itu tidak dijaminkan kepada pihak mana pun.

Padahal, tanah tersebut sedang berstatus sengketa karena ahli waris sedang melayangkan gugatan kepada kepala desa setempat. Mengetahui hal itu, korban meminta tersangka mengembalikan uang yang telah diberikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi oleh tersangka seperti tidak dipedulikan, dengan korban sampai melayangkan somasi dua kali," ucap Bayu.

Atas dasar tersebut, korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polda Jawa Timur.

Kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polres Gresik, karena faktor tempat kejadian perkara (TKP).

 

Saat ini, tersangka sudah ditahan di sel Mapolres Gresik.

"Sebelum ditahan, tersangka sudah terlebih dulu dilakukan cek kesehatan, termasuk swab antigen. Proses hukum masih terus berjalan, mohon waktu," kata Bayu.

Sementara Irfan Choiri selaku kuasa hukum tersangka mengatakan, kliennya siap menghormati proses hukum yang berlaku. Ia akan berusaha mengajukan penangguhan penahanan.

Baca juga: Eurico Guterres Sebut Presiden Jokowi Siapkan Lapangan Kerja untuk 100 Anak Eks Pejuang Timtim

"Klien kami mengaku siap bertanggung jawab, dan siap mengurus tuntutan korban," tutur Irfan kepada awak media.

Irfan juga sempat meminta polisi tidak hanya memeriksa kliennya, tetapi juga dua orang lain berinisial M dan H yang merupakan mantan calon legislatif, yang dinilai turut merasakan uang hasil penjualan lahan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Hari Tak Pulang, Seorang Penambang Ditemukan Tewas Tertimbun Longsoran Batu Kapur

2 Hari Tak Pulang, Seorang Penambang Ditemukan Tewas Tertimbun Longsoran Batu Kapur

Regional
Video Viral Perempuan Dianiaya di Ambon, Polisi: Korban Sudah 20 Tahun, Pelaku Masih di Bawah Umur

Video Viral Perempuan Dianiaya di Ambon, Polisi: Korban Sudah 20 Tahun, Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Klaster Sekolah di Gunungkidul,  44 Orang Positif Covid-19

Klaster Sekolah di Gunungkidul, 44 Orang Positif Covid-19

Regional
Sekdes yang Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Rp 91 Juta Ditahan, Pelaku Berperan sebagai Kolektor Pajak

Sekdes yang Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Rp 91 Juta Ditahan, Pelaku Berperan sebagai Kolektor Pajak

Regional
Tokoh KKB Temianus Magayang Ternyata Kepala Desa, Berpotensi Salah Gunakan Dana Desa untuk Kelompoknya

Tokoh KKB Temianus Magayang Ternyata Kepala Desa, Berpotensi Salah Gunakan Dana Desa untuk Kelompoknya

Regional
Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.