Kompas.com - 30/06/2021, 17:37 WIB
Awan Panas Guguran terjadi pada Kamis (1/4/2021) pukul 13.36 Dokumentasi BPPTKGAwan Panas Guguran terjadi pada Kamis (1/4/2021) pukul 13.36

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Gunung Merapi mengeluarkan lima kali awan panas guguran dalam rentang waktu tiga jam pada hari ini, Rabu (30/6/2021).

Informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas pertama keluar pada 15.13 WIB.

Awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 milimeter dengan durasi 83 detik.

"Jarak luncur 1.000 meter ke arah tenggara," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam laporan tertulisnya, Rabu.

Baca juga: Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas, Meluncur 2.000 Meter ke Tenggara

Luncuran awan panas kedua berlangsung pada 15.35 WIB. Tercatat di seismogram, awan panas ini berlangsung selama 95 detik.  Jarak luncur awan panas guguran 1.000 meter ke arah tenggara.

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada pukul 16.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 20 milimeter. Durasi awan panas guguran tercatat 61 detik.

"Jarak luncur 700 meter ke arah tenggara," tandasnya.

Baca juga: BPPTKG Memperbarui Rekomendasi Potensi Daerah Bahaya Erupsi Gunung Merapi

Pada 16.32 WIB Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran dengan amplitudo 30 milimeter. Durasi awan panas guguran tercatat 99 detik.

"Jarak luncur 1.000 meter ke arah tenggara. Arah angin ke barat," ungkapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunakan Rompi, Mantan Bupati Kupang Ditahan Kejati NTT Usai Diperiksa Selama 6 Jam soal Jual Beli Aset Pemda

Gunakan Rompi, Mantan Bupati Kupang Ditahan Kejati NTT Usai Diperiksa Selama 6 Jam soal Jual Beli Aset Pemda

Regional
Dilarang Bisnis Tokek Triliunan Rupiah oleh Keluarga, Seorang Ibu di Surabaya Kabur dari Rumah

Dilarang Bisnis Tokek Triliunan Rupiah oleh Keluarga, Seorang Ibu di Surabaya Kabur dari Rumah

Regional
Soal Pembakaran Kantor PSS Sleman, Manajemen Maafkan Pelaku, Dirut: Laporan ke Polisi Juga Dicabut

Soal Pembakaran Kantor PSS Sleman, Manajemen Maafkan Pelaku, Dirut: Laporan ke Polisi Juga Dicabut

Regional
3 Kurir Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

3 Kurir Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Mafia Tanah di Kalsel, Tipu Korbannya hingga Rp 2,4 Miliar

Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Mafia Tanah di Kalsel, Tipu Korbannya hingga Rp 2,4 Miliar

Regional
Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2

Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2

Regional
Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

Regional
2 Sungai Meluap, 3.743 Rumah di HSU Kalsel Terendam Banjir

2 Sungai Meluap, 3.743 Rumah di HSU Kalsel Terendam Banjir

Regional
Diduga Kecewa Alat Tangkap Pagar Ikan Sidat Dibongkar, Massa di Poso Bakar Pos Perusahaan

Diduga Kecewa Alat Tangkap Pagar Ikan Sidat Dibongkar, Massa di Poso Bakar Pos Perusahaan

Regional
Kisah Joko yang Buta Usai Divaksin Terungkap dari Status Facebook Sang Istri

Kisah Joko yang Buta Usai Divaksin Terungkap dari Status Facebook Sang Istri

Regional
Kapolres Batanghari Diperiksa Propam Polda Jambi soal 24 Tahanan Kabur

Kapolres Batanghari Diperiksa Propam Polda Jambi soal 24 Tahanan Kabur

Regional
Pemerintah DIY Minta Pelaku Video Tak Senonoh di Bandara YIA Segera Ditangkap

Pemerintah DIY Minta Pelaku Video Tak Senonoh di Bandara YIA Segera Ditangkap

Regional
2 Terduga Teroris di Luwu Timur Telah Ditetapkan sebagai Tersangka, Dibawa ke Jakarta

2 Terduga Teroris di Luwu Timur Telah Ditetapkan sebagai Tersangka, Dibawa ke Jakarta

Regional
Video Viral Pria Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko Minta 'Sumbangan' di Medan, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Video Viral Pria Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko Minta "Sumbangan" di Medan, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Regional
Dua Kali Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi dan Ditahan, Kepala Desa Ini Kembali Menangi Pilkades

Dua Kali Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi dan Ditahan, Kepala Desa Ini Kembali Menangi Pilkades

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.