Benarkah Korban Pohon Tumbang di Ruang Publik Bisa Minta Ganti Rugi ke Pemerintah? Begini Penjelasannya

Kompas.com - 14/06/2021, 18:28 WIB

BLITAR, KOMPAS.com - Mobil milik Daya Sanjaya (35), warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, tertimpa pohon mahoni berdiameter 50 centimeter saat berhenti di lampu lalu lintas di wilayah Kademangan, Blitar, Sabtu (12/6/2021) sore.

Sebuah pohon mahoni yang ada di seberang jalan tiba-tiba roboh menimpa mobil Sanjaya. Menurut polisi, saat kejadian tidak ada angin atau hujan. Tumbangnya pohon karena usia dan keropos di bagian akar serta batang bawah.

Akibatnya, Toyota Avanza dengan nomor polisi L 1413 KX itu rusak parah. Bodi bagian belakang atas ringsek. Sanjaya dan anggota keluarganya tidak terluka dalam insiden itu.

Bisakah Daya Sanjaya mengajukan tuntutan hukum atau meminta ganti rugi atas kerusakan mobil miliknya kepada pemerintah melalui instansi terkait?

Jawaban atas pertanyaan tersebut seharusnya simpel, namun kenyataan di lapangan bisa berbelit karena tumpang tindih kewenangan dan tanggung jawab di antara instansi pemerintah.

Menurut Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana, masyarakat bisa mengajukan tuntutan hukum ke pemerintah jika dapat membuktikan kerugian akibat pohon tumbang yang tidak disebabkan bencana alam seperti angin kencang dan hujan.

Baca juga: Detik-detik Pohon Mahoni Roboh Timpa Avanza, Warga Berteriak, Sopir Kaget Injak Gas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tuntutan ke instansi apa, mungkin bisa dilihat instansi mana yang bertanggung jawab pada perawatan pohon yang dimaksud," ujar Angga saat dikonfirmasi, Senin (14/6/2021).

Angga Feriyana menunjukkan bukti penguat adanya peluang bagi korban pohon penghijauan dan pengayom jalan yang roboh untuk mengajukan tuntutan hukum.

Ia menunjukkan adanya putusan Mahkamah Agung pada 2006 yang meminta seorang tergugat menebang pohon mangga miliknya karena berpotensi membahayakan orang lain.

"Meskipun kasus itu terkait pohon milik privat, tapi mungkin bisa menjadi yurisprudensi," ujarnya.

Sejalan dengan Angga, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto, secara teori tuntutan itu bisa diajukan kepada pemerintah melalui instansi terkait.

Puguh mengatakan, masyarakat yang menjadi korban pohon tumbang terlebih dulu harus memastikan pohon yang dimaksud berdiri di jalan kategori apa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Regional
Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Regional
Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X