6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

Kompas.com - 16/05/2021, 22:13 WIB
Pelaksanaan rapid test antigen di Posko Rest Area Pengendalian Transportasi Balonggandu, Jatisari, Karawang, hingga Minggu (16/5/2021). KOMPAS.COM/FARIDAPelaksanaan rapid test antigen di Posko Rest Area Pengendalian Transportasi Balonggandu, Jatisari, Karawang, hingga Minggu (16/5/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Sebanyak enam pemudik reaktif saat menjalani tes antigen di posko rest area pengendalian transportasi Balonggandu, Jatisari, Karawang.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IX Jawa Barat Denny Michels Adlan mengungkapkan, sebanyak 1.526 pemudik menjalani tes antigen di Pos Balonggandu sejak Sabtu (15/5/2021) hingga Minggu (16/5/2021) pukul 12.00 WIB.

"Di mana yang positif (antigen) itu ada enam. Tiga hari ini dan tiga kemarin," ujar Denny di posko rest area pengendalian transportasi Balonggandu, Jatisari, Karawang, Minggu (16/5/2021).

Denny mengatakan, kenam orang itu merupakan tanpa gejala. Petugas medis juga telah melakukan screening terhadap enam orang itu.

Baca juga: Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Petugas berkoordinasi dengan puskesmas di Karawang untuk berkomunikasi dengan puskesmas atau rumah sakit di tempat domisili enam orang itu melalui aplikasi daring.

"Jadi mereka terdeteksi (jika pergi) kemana-mana," ujar Denny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemudik yang rata-rata dari Jawa Tengah itu diharuskan melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) di daerah tujuan. Mereka pun wajib melakukan isolasi setelah sampai di kota tujuan dengan pengawasan Satgas Penanganan Covid-19 setempat.

"Saat pemeriksaan kita tanya dulu mau isolasi di sini atau kota tujuan," kata dia.

Denny menyebut rapid test antigen acak akan dilakukan selama 24 jam dengan target semaksimal mungkin.

 

Tes cepat itu, kata dia, membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit tergantung antrean dan kepadatan lalu lintas.

"Sifatnya random sampling. Kita juga menyediakan tempat istirahat," ujarnya.

Baca juga: Belum Ada Peningkatan Arus Balik, Menhub Budi Karya: Secara Kuantitatif di Bawah 60 Persen...

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengungkapkan, rapid test antigen di jalur arteri akan dilakukan di tiga titik. Yakni di perbatasan Cirebon, Lohbener Indramayu, dan Balonggandu, Karawang.

Sementara untuk jalur tol akan dilakukan di 21 rest area dari Surabaya hingga Jakarta. Di wilayah Karawang ada tiga, yakni rest area kilometer 62, 47, hingga 42 tol Jakarta-Cikampek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 4 Banjarmasin Berlaku Hari Ini, Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp 34 M

PPKM Level 4 Banjarmasin Berlaku Hari Ini, Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp 34 M

Regional
Polwan Ini Jadikan Rumahnya Posko Kemanusiaan untuk Puluhan Anak Korban Badai Seroja

Polwan Ini Jadikan Rumahnya Posko Kemanusiaan untuk Puluhan Anak Korban Badai Seroja

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Penyekatan Jalan di Banyumas Kini Jadi 14 Titik

PPKM Level 4 Diperpanjang, Penyekatan Jalan di Banyumas Kini Jadi 14 Titik

Regional
Saat Warga Madiun Gunakan Tradisi Dongkrek Usir Wabah Covid-19...

Saat Warga Madiun Gunakan Tradisi Dongkrek Usir Wabah Covid-19...

Regional
Kronologi Seorang Mertua Tikam Menantunya di Pasar, Ini Penyebabnya

Kronologi Seorang Mertua Tikam Menantunya di Pasar, Ini Penyebabnya

Regional
Setelah Gratiskan Hotelnya untuk Tempat Isoman, Kini Bob Bee Builder Sumbangkan 100 Peti Mati

Setelah Gratiskan Hotelnya untuk Tempat Isoman, Kini Bob Bee Builder Sumbangkan 100 Peti Mati

Regional
Cerita Mbah Warsi, Pedagang Bubur Sungsum di Wonogiri Tetap Eksis Selama Pandemi Covid-19

Cerita Mbah Warsi, Pedagang Bubur Sungsum di Wonogiri Tetap Eksis Selama Pandemi Covid-19

Regional
Kronologi Video Viral Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas

Kronologi Video Viral Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas

Regional
Kasus Keluarga Pasien Lukai Perawat RSUD Ambarawa Harus Jadi Pelajaran Semua Pihak

Kasus Keluarga Pasien Lukai Perawat RSUD Ambarawa Harus Jadi Pelajaran Semua Pihak

Regional
Nekat Gelar Hajatan Saat PPKM, Anggota DPRD Diperiksa Polisi

Nekat Gelar Hajatan Saat PPKM, Anggota DPRD Diperiksa Polisi

Regional
Penyebaran Covid-19 di Kota Blitar Tinggi, Apa Penyebabnya?

Penyebaran Covid-19 di Kota Blitar Tinggi, Apa Penyebabnya?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasien Covid-19 Diduga Dianiaya Warga Saat Isoman | Polisi Usut Kasus Vandalisme di Baliho Puan Maharani

[POPULER NUSANTARA] Pasien Covid-19 Diduga Dianiaya Warga Saat Isoman | Polisi Usut Kasus Vandalisme di Baliho Puan Maharani

Regional
Kemukus, Si Emas Hitam yang Pernah Berjaya di Jalur Rempah Nusantara, Kini Mulai Langka

Kemukus, Si Emas Hitam yang Pernah Berjaya di Jalur Rempah Nusantara, Kini Mulai Langka

Regional
Puluhan Warga Makan Bersama di Jalan hingga Polisi Turun Tangan, Begini Ceritanya

Puluhan Warga Makan Bersama di Jalan hingga Polisi Turun Tangan, Begini Ceritanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X