Bandara YIA Akan Kurangi Jam Operasional di Masa Larangan Mudik

Kompas.com - 27/04/2021, 15:45 WIB
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, DI Yogyakarta. Shutterstock/Nico WijayaBandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, DI Yogyakarta.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) rencananya akan mengurangi waktu operasional harian bandara pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Langkah ini respons YIA terhadap kebijakan pemerintah memberlakukan peniadaan atau larangan mudik Lebaran.

PT Angkasa Pura I (Persero) terus berkoordinasi dengan para maskapai dalam menyiapkan diri untuk mewujudkan hal ini.

“Bahwa tanggal 6-17 (Mei) sudah jelas peniadaan mudik. Dengan begitu otomatis bandara akan support. Tidak ada penerbangan dalam kategori (tanggal tersebut) itu. (Penerbangan) ada untuk pengecualian karena tugas, karena sakit, dan lainnya yang ada dalam addendum,” kata GM Bandara YIA, Agus Pandu Purnama via telepon, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Larangan Mudik, Akses Darat dan Laut ke Kota Probolinggo Dijaga Ketat

Bandara YIA beroperasi setiap hari sejak 07.00 WIB hingga 19.00. Operasional bandara akan dikurangi menjadi empat jam mulai dari jam 07.00 sampai 11.00.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AP I menutup bandara setelah pukul 11.00 WIB mulai 6 Mei 2021.

Pandu mengungkapkan, AP I sudah menyampaikan rencana ini ke maskapai agar semuanya bisa menyesuaikan.

“Memang ini belum fix diputuskan, tapi kita sudah warning ke airline bila mereka merencanakan penerbangan agar memadatkan penerbangan pada pagi dan siang,” kata Pandu.

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Dalam surat itu ditegaskan bahwa peniadaan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021.

Baca juga: Warga Luar Daerah Tak Boleh Berwisata ke DIY Selama Masa Larangan Mudik

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpukul Pandemi, 400 Pelanggan PDAM Berhenti Berlangganan karena Tak Mampu Bayar Tagihan

Terpukul Pandemi, 400 Pelanggan PDAM Berhenti Berlangganan karena Tak Mampu Bayar Tagihan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Agustus 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Agustus 2021

Regional
2 Tahun Sepi Job, Pengusaha 'Sound System' Salatiga Jual Peralatan di Pinggir Jalan

2 Tahun Sepi Job, Pengusaha "Sound System" Salatiga Jual Peralatan di Pinggir Jalan

Regional
Hasil Pemeriksaan, Saldo Anak Akidi Tio di Bank Ternyata Tak Sampai Rp 2 Triliun

Hasil Pemeriksaan, Saldo Anak Akidi Tio di Bank Ternyata Tak Sampai Rp 2 Triliun

Regional
Pilu, Lansia Meninggal Saat Isoman di Rumah, Positif Covid-19, Minta Pulang karena Tak Betah di RS

Pilu, Lansia Meninggal Saat Isoman di Rumah, Positif Covid-19, Minta Pulang karena Tak Betah di RS

Regional
Capaian Vaksinasi Covid-19 Kepri Tertinggi di Indonesia

Capaian Vaksinasi Covid-19 Kepri Tertinggi di Indonesia

Regional
Duduk Perkara Kakek di Semarang Dipenjara karena Batalkan Jual Beli Tanah 2.300 Meter Persegi

Duduk Perkara Kakek di Semarang Dipenjara karena Batalkan Jual Beli Tanah 2.300 Meter Persegi

Regional
'Ketika Sadar Susu Anak Habis, Saya Bingung, lalu Coba Posting Sepatu Dibarter Susu'

"Ketika Sadar Susu Anak Habis, Saya Bingung, lalu Coba Posting Sepatu Dibarter Susu"

Regional
Dibantu Helikopter BNPB, Kebakaran Hutan akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Dipadamkam

Dibantu Helikopter BNPB, Kebakaran Hutan akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Dipadamkam

Regional
Dua Perusak Ambulans Saat Antar Jenazah Covid-19 Ditangkap, Ini Perannya

Dua Perusak Ambulans Saat Antar Jenazah Covid-19 Ditangkap, Ini Perannya

Regional
Stok Vaksin di Jabar Hampir Habis, Kini Menunggu Gerak Cepat Pemerintah Pusat

Stok Vaksin di Jabar Hampir Habis, Kini Menunggu Gerak Cepat Pemerintah Pusat

Regional
Nakes di Medan Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Pakai Moderna dari AS

Nakes di Medan Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Pakai Moderna dari AS

Regional
Penyebar Wafer Berisi Silet dan Staples Ditangkap, Motifnya Tolak Bala

Penyebar Wafer Berisi Silet dan Staples Ditangkap, Motifnya Tolak Bala

Regional
Usai Gratiskan Hotelnya untuk Warga Isoman, YouTuber Ini Kembali Sumbang 150 Peti Mati

Usai Gratiskan Hotelnya untuk Warga Isoman, YouTuber Ini Kembali Sumbang 150 Peti Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X