Berasal dari Keluarga Militer, Awak KRI Nanggala-402 Lettu Ady Sonata Dikenal Sopan dan Ramah

Kompas.com - 25/04/2021, 05:00 WIB
Widya Ayu Retnowulan menunjukkan foto Lettu (Laut) Ady Sonata, salah satu awak KRI Naggala-402 yang hilang di perairan utara Pulau Bali KOMPAS.COM/ASIP HASANIWidya Ayu Retnowulan menunjukkan foto Lettu (Laut) Ady Sonata, salah satu awak KRI Naggala-402 yang hilang di perairan utara Pulau Bali

BLITAR, KOMPAS.com - Salah satu awak KRI Nanggala-402 yang berasal dari Blitar, Letnan Satu (Lettu) Ady Sonata, dikenal lingkungan dan keluarga besarnya sebagai pribadi yang ramah.

Sepupu Lettu Ady, Widya Ayu Retnowulan mengatakan, perwira TNI AL itu merupakan pribadi yang berprestasi sejak kecil.

Di kampung halamannya, Kelurahan Satrian, Kecamatan Kanigoro, Blitar, Ady biasa dipanggil Sona. Sejak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) Ady selalu memiliki prestasi cemerlang.

"Mas Sona selalu berprestasi di sekolah, saya ingat itu. Bahkan ketika menjalani pendidikan di Akmil pun dia banyak berprestasi," ujar Widya saat Kompas.com mengunjungi rumah orang tua Ady, Sabtu (24/4/2021).

Widya tidak menunjukkan secara spesifik prestasi akademik yang selalu diraih Ady. Namun, dia menggambarkan Ady selalu meraih peringkat atas selama sekolah.

Meski penuh prestasi, ujarnya, Ady adalah pribadi yang ramah dan tidak sombong.

Baca juga: Cerita Nirma Mengundurkan Diri sebagai Penerima Bansos PKH Setelah Suami Diterima Kerja

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah lulus Akmil pun dia tidak banyak berubah, dia selalu bersikap sopan kepada orang lain terutama yang lebih tua. Biasanya kan kalau perwira militer bagaimana ya, tapi Mas Sona tidak angkuh atau sombong," ujarnya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat di kampung kelahiran Ady, Slamet. Baginya, Ady bukan hanya pemuda cerdas, tapi juga sopan di lingkungannya.

Ady, yang kini berusia 29 tahun, lahir dan besar dari keluarga militer. Ayahnya, Toha, adalah perwira TNI AD berpangkat Lettu Infanteri yang bertugas di Diklat Kodam Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Adik kandung Ady, Dwi Surya Dharma, juga masuk kedinasan militer di TNI Angkatan Udara (AU).

Ibu kandung Ady, Trihari Wigati yang juga adik dari ibu kandung Widya, telah meninggal beberapa tahun lalu.

Lulus dari Akmil tahun 2014, Ady kemudian menikah dengan teman satu angkatannya di akademi, Irma, perwira TNI AL yang kini berpangkat letnan dua.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

Regional
Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Regional
Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Regional
Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Regional
Pria Bakar Rumah Sendiri, Diduga Gangguan Jiwa

Pria Bakar Rumah Sendiri, Diduga Gangguan Jiwa

Regional
Mengaku Hamil, Remaja Putri di Kediri Diracun Pacarnya hingga Tewas di Lapangan Voli

Mengaku Hamil, Remaja Putri di Kediri Diracun Pacarnya hingga Tewas di Lapangan Voli

Regional
3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

Regional
Nasib Pemburu Salah Sasaran, Dikira Tembak Babi Ternyata Manusia, Kini Ditahan dan Jadi Tersangka

Nasib Pemburu Salah Sasaran, Dikira Tembak Babi Ternyata Manusia, Kini Ditahan dan Jadi Tersangka

Regional
Laga Eksebisi PON XX Papua, Lampung Raih Medali Terbanyak Cabor Hapkido

Laga Eksebisi PON XX Papua, Lampung Raih Medali Terbanyak Cabor Hapkido

Regional
Bersitegang dengan Masyarakat Adat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Ini Kata Polisi

Bersitegang dengan Masyarakat Adat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Ini Kata Polisi

Regional
19 Tahun Jadi Polisi dan Pensiun, Agus Kini Mengemis Menjadi Manusia Silver karena Impitan Ekonomi

19 Tahun Jadi Polisi dan Pensiun, Agus Kini Mengemis Menjadi Manusia Silver karena Impitan Ekonomi

Regional
Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Terbakar, 39 Pasien Dipindahkan

Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Terbakar, 39 Pasien Dipindahkan

Regional
Kisah Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Mengemis Jadi Manusia Silver

Kisah Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Mengemis Jadi Manusia Silver

Regional
Curi Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Teller Bank: Menyesal Itu Pasti, Cuma Ya Jalani Saja Lagi...

Curi Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Teller Bank: Menyesal Itu Pasti, Cuma Ya Jalani Saja Lagi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.