Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putri Bupati Brebes Diteror Orang Tak Dikenal Saat Perjalanan Pulang Usai Bukber

Kompas.com - 19/04/2021, 03:30 WIB
Tresno Setiadi,
Dony Aprian

Tim Redaksi

BREBES, KOMPAS.com - EN, putri dari Bupati Brebes, Jawa Tengah, Idza Priyanti diteror orang tak dikenal saat perjalanan pulang usai mengikuti acara buka puasa bersama (bukber) di Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (18/4/2021) malam.

EN yang mengendarai mobil HRV hitam bernomor polisi G 1 DA dipepet orang tak dikenal di jalur pantura tak jauh dari Exit Tol Brebes.

EN dipaksa keluar dari mobil oleh dua pelaku ZR (33) dan SS (26) yang mengendarai Honda HRV putih bernopol BL 4 GU.

Baca juga: Rumah Ketua NU Riau Diteror Oknum, Dinding Ditulisi Kata-kata Tak Senonoh

Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto mengatakan, karena merasa mendapat teror, korban selanjutnya memacu kendaraannya dan memasuki Mapolres Brebes yang juga diikuti pelaku.

"Sekitar pukul 19.45 WIB anak Bupati Brebes diikuti orang tak dikenal dalam perjalanan pulang di depan Exit Tol Brebes kemudian dipepet, karena ketakutan kemudian lapor ke Polres. Yang bersangkutan (pelaku) ikut ke polres," kata Gatot usai ditemui di RS Mitra Keluarga Tegal, Minggu (18/4/2021).

Gatot mengatakan, saat itu pelaku selanjutnya sempat diinterogasi petugas SPKT.

"Ketika ditanya identitas, salah satu pelaku mengamuk marah dan menantang anggota kemudian lari ke mobil," kata Gatot.

Baca juga: Rumah Pejabat Kejati Riau Diteror Kepala Anjing, Anak: Ini Penghinaan, Jangan Main Teror

Pelaku ZR yang berada di dalam mobil selanjutnya memacu kendaraannya dan kabur.

Sementara satu pelaku sudah diamankan di Mapolres Brebes.

"Disuruh keluar tidak mau malah mengacungkan pisau," katanya.

Mobil yang dikendarai pelaku ZR bahkan sempat menabrak sejumlah kendaraan polisi di Mapolres Brebes.

"Gerbang ditutup tapi malah menabrak mobil, portal dan pagar keluar polres. Anggota selanjutnya melakukan pengejaran," kata Gatot.

Orangtua korban, AKBP Warsidin suami dari Idza Priyanti membenarkan jika anaknya menjadi korban teror saat perjalanan pulang usai bukber dari Kota Tegal.

"Tidak luka, hanya trauma karena sempat disuruh turun mendadak (oleh pelaku)," kata Warsidin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Ende Beri Santunan Kematian Rp 46 Juta kepada Petugas Pemilu 2024

KPU Ende Beri Santunan Kematian Rp 46 Juta kepada Petugas Pemilu 2024

Regional
Perempuan Residivis Spesialis Pencuri Ponsel Kembali Beraksi, Ditangkap di Ambarawa

Perempuan Residivis Spesialis Pencuri Ponsel Kembali Beraksi, Ditangkap di Ambarawa

Regional
Wacana Duet Kaesang dan Anies di Pilkada Jakarta 2024, Gibran: Bagus

Wacana Duet Kaesang dan Anies di Pilkada Jakarta 2024, Gibran: Bagus

Regional
PPDB SMP di Padang Dimulai, Ini Imbauan Untuk Orangtua Siswa

PPDB SMP di Padang Dimulai, Ini Imbauan Untuk Orangtua Siswa

Regional
Dorong Ekonomi Kreatif HST, Bupati Aulia Resmikan Galeri Dekranasda

Dorong Ekonomi Kreatif HST, Bupati Aulia Resmikan Galeri Dekranasda

Regional
Dana Bantuan PIP di Sikka Bermasalah, BRI Maumere: Sudah Klarifikasi

Dana Bantuan PIP di Sikka Bermasalah, BRI Maumere: Sudah Klarifikasi

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Berawan

Regional
Tinjau Sekolah Lansia, Bupati Ipuk: Ini Penting untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Tinjau Sekolah Lansia, Bupati Ipuk: Ini Penting untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Kilas Daerah
Libur Panjang Idul Adha, KAI Tambah Ribuan Tempat Duduk Kereta Keberangkatan Daop 5 Purwokerto

Libur Panjang Idul Adha, KAI Tambah Ribuan Tempat Duduk Kereta Keberangkatan Daop 5 Purwokerto

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Bebaskan 14 ODGJ Selama 2 Hari Kunker di Kalsel, Risma: Jangan Lagi Ada yang Dipasung

Bebaskan 14 ODGJ Selama 2 Hari Kunker di Kalsel, Risma: Jangan Lagi Ada yang Dipasung

Regional
[POPULER NUSANTARA] Menyoroti Lautan Sampah di Sungai Citarum | Kisah Calon Paskibraka Gagal Seleksi

[POPULER NUSANTARA] Menyoroti Lautan Sampah di Sungai Citarum | Kisah Calon Paskibraka Gagal Seleksi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com