Memburu Lukius, Eks Prajurit TNI yang Membelot ke KKB dan Jadi Musuh Negara

Kompas.com - 17/04/2021, 06:00 WIB
Seorang pelajar tingkat SMA bernama Ali Mom (16) tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (15/4/2021).  Puspen Mabes TNISeorang pelajar tingkat SMA bernama Ali Mom (16) tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (15/4/2021). 

KOMPAS.com - Pratu Lucky Y Matuan alias Lukius bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Lukius bergabung dengan KKB saat dirinya masih menjadi seorang prajurit TNI dari Raider 400 berpangkat pratu.

Raider 400 yang berada di bawah naungan Kodam IV/Diponegoro sempat ditugaskan di Kabupaten Intan Jaya sejak Agustus 2020 hingga Maret 2021.

Baca juga: Desersi dan Gabung KKB, Pratu Lakius Jadi Target Utama TNI, Dicap Pengkhianat

Diketahui Lukius membelot saat penugasan.

Baca juga: Pratu Lukius Berkhianat, Memilih Bergabung dengan KKB, Brigjen Suswatyo: Ketemu Akan Ditindak Tegas


"Pratu Lukius dia kelana yuda (meninggalkan tugas) bergabung dengan KKB di Intan Jaya," ujar Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo, Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Membelot, Seorang Anggota TNI Bergabung dengan KKB di Intan Jaya

Akibat tindakannya, Likius telah dipecat dari kesatuan dan kini telah dicap sebagai pengkhianat negara.

Aparat keamanan akan menindak tegas jika bertemu dengan eks tentara tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X