Pemkab Karawang Tak Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, hanya Teguran

Kompas.com - 16/04/2021, 12:23 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bakal menegur perusahaan yang tak membayarkan tunjangan hari raya (THR) bagi karyawannya. Imbauan soal THR segera disampaikan.

"Kami imbau sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat," kata Sekretaris Daerah Karawang Acep Jamhuri di kantornya, Jumat (16/4/2021).

Meski begitu, kata dia, Pemkab Karawang tidak akan memberikan sanksi. Sebab regulasi soal THR sudah merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Hanya saja, pemkab bisa memberikan teguran. "Kami bisa menerima pengaduan lebih dulu," kata Acep.

Baca juga: Jika THR Molor, Pekerja di Surabaya Bisa Lapor ke Posko Aduan Pemkot

Soal THR diatur pusat

Menteri Ketenagakerjaan RI telah menerbitkan Surat Edaran nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Surat edaran tersebut menjelaskan soal kewajiban perusahaan membayar THR kepada karyawan sesuai aturan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Karawang menolak rencana Kementerian Tenaga Kerja menerbitkan aturan pembayaran THR secara dicicil.

Saat itu, pemerintah sempat melempar wacana THR bisa dicicil.

"THR ini merupakan kewajiban dari perusahaan. Saya pikir kebijakan ini terlalu mengadangada dan terlalu dini dilontarkan oleh bu Menteri," kata Ketua SPSI Karawang, Ferri Nuzarli.

Baca juga: Kadin Tangsel Sebut Baru 20 Persen Perusahaan yang Nyatakan Mampu Bayar THR Karyawan

 

Soal THR dicicil

Hanya saja, menurut dia, untuk usaha kecil menengah (UKM) masih wajar jika mencicil. Namun ia tak sepakat jika perusahaan penanaman modal asing (PMA) mencicil THR.

Ferri meyakini, wacana THR dicicil akan merugikan buruh. Ia menyebutkan, THR sangat diperlukan oleh buruh ketika memasuki hari raya. Karena banyak keperluan mereka dalam menyambut hari raya.

Ferry mencurigai keluhan pembayaran THR hanya dikeluhkan oleh satu atau dua perusahaan saja kepada kementerian.

"Saya lihat, keadaan perusahaan saat ini sudah mulai stabil. Bahkan tidak ada lagi work from home," ujar dia.

Baca juga: Suara Buruh: Tolak THR Dicicil, Minta Diskusi Terbuka jika Pengusaha Beralasan Rugi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusak Kunci Pintu Ruangan, Pasien RS Syuhada Haji Kabur Setelah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Rusak Kunci Pintu Ruangan, Pasien RS Syuhada Haji Kabur Setelah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
300 Pegawai di Sebuah Perusahaan Tekstil di Jabar Terpapar Covid-19

300 Pegawai di Sebuah Perusahaan Tekstil di Jabar Terpapar Covid-19

Regional
Muncul Klaster Bank Jateng di Wonogiri, 7 Pegawai Positif Covid-19

Muncul Klaster Bank Jateng di Wonogiri, 7 Pegawai Positif Covid-19

Regional
Bingung Tak Dapat Ruang Isolasi Covid-19 karena Penuh, Sri: Mau Dirawat di Mana Keluarga Saya Ini

Bingung Tak Dapat Ruang Isolasi Covid-19 karena Penuh, Sri: Mau Dirawat di Mana Keluarga Saya Ini

Regional
4.980 Anak di Bali Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat di Luar Rumah

4.980 Anak di Bali Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat di Luar Rumah

Regional
Jam Malam Berlaku di Boyolali, Ruas Jalan Utama Ditutup

Jam Malam Berlaku di Boyolali, Ruas Jalan Utama Ditutup

Regional
Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19, Warga Kalbar Diminta Tak Pergi ke Jakarta

Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19, Warga Kalbar Diminta Tak Pergi ke Jakarta

Regional
Bupati Jember: Rp 107 Miliar Ini Membuat Saya Sedih, Bagaimana Cara Menyelesaikan...

Bupati Jember: Rp 107 Miliar Ini Membuat Saya Sedih, Bagaimana Cara Menyelesaikan...

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Ditutup

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Ditutup

Regional
Kematian Pasien Covid-19 Membeludak, Pembuatan Peti Mati Dikebut 24 Jam Tanpa Henti

Kematian Pasien Covid-19 Membeludak, Pembuatan Peti Mati Dikebut 24 Jam Tanpa Henti

Regional
Melihat Lebih Dekat Pulau Sangalaki, Surga bagi Penyu

Melihat Lebih Dekat Pulau Sangalaki, Surga bagi Penyu

Regional
Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Regional
Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Regional
Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Regional
Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X