Timsesnya Lakukan Pemukulan pada Warga, Denny Indrayana: Kasus Kita Serahkan pada Polisi

Kompas.com - 31/03/2021, 14:08 WIB
Paslon Denny-Difriadi resmi mendaftar ke KPUD Kalsel untuk bertarung di Pilkada Kalsel. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARPaslon Denny-Difriadi resmi mendaftar ke KPUD Kalsel untuk bertarung di Pilkada Kalsel.

KOMPAS.com- Calon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Denny Indrayana berkomentar mengenai insiden pemukulan yang dilakukan oleh tim suksesnya.

Dalam kejadian itu, tim sukses Denny yang berinsial JR memukul warga bernama Aman (62) lantaran curiga jika Aman adalah penyusup.

Peristiwa tersebut terjadi saat kegiatan shalat Subuh keliling di Masjid Nurul Iman, Jalan Prona, Kecamatan Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Kegiatan Shalat Subuh Keliling Cagub Kalsel Denny Indrayana Berujung Pemukulan Warga

Ini Kata Denny

IlustrasiPIXABAY.com Ilustrasi
Denny Indrayana menuturkan jika dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian pemukulan tersebut.

Meski ketika itu dirinya memang tengah melakukan agenda kegiatan rutin shalat Subuh berjemaah di masjid Nurul Iman.

"Saya tidak mau mengomentari sesuatu yang saya tidak mengetahui pasti kejadiannya," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Denny menegaskan, telah menyerahkan kasus itu pada kepolisian.

"Tentang masalah faktanya kita serahkan kepada aparat kepolisian untuk menyelidiki dan menyelesaikannya," tutur Denny.

Baca juga: MK Minta Pemungutan Suara Ulang di Kalsel Usai Kabulkan Sebagian Gugatan Denny Indrayana, Ini Perjalanan Sengketa Pilkada Kalsel

 

IlustrasiPIXABAY.com Ilustrasi
Kronologi

Warga yang menjadi korban pemukulan, Aman, mulanya mengikuti shalat Subuh di Masjid Nurul Iman.

Kemudian, setelah menunaikan shalat, Aman mendengarkan ceramah.

Tetapi diduga, JR menganggapnya sebagai penyusup. JR tiba-tiba menyenggol Aman dari belakang.

Aman lalu mengaku dibawa keluar masjid dan dipukul.

"Masker aku dipaculnya dan aku ditamparnya di muha (masker saya dilepas dan saya dipukul di wajah)," tutur Aman.

Hal itu juga dibenarkan oleh seorang saksi bernama Ibrahim.

Dia menuturkan, Aman dituduh sebagai penyusup.

"Ikam ini penyusup dan ditamparnya langsung (kamu ini penyusup dan langsung dipukulnya)," kata dia, menirukan ucapan pelaku pemukulan.

Pemungutan Suara Ulang Pilkada Kalsel Digelar Setelah Lebaran

Polisi periksa Aman dan JR

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi
Keributan itu akhirnya membuat polisi datang dan turun tangan mengamankan situasi.

Polresta Banjarmasin pun membawa pelaku JR dan korban Aman untuk dimintai keterangan.

Wakapolresta Banjarmasih AKBP Sabana Atmojo meminta warga dan pihak paslon bisa menjaga ketertiban.

Terlebih, sebentar lagi akan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di Kalimantan Selatan.

"Kita dari Polresta Banjarmasin akan mempertemukan, mencari tau apa masalahnya, dan akan kita selesaikan,"tutur dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar | Editor : Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu di Tradisi Ya Qowiyyu Klaten, Ini yang Dibicarakan Airlangga dan Ganjar Pranowo

Bertemu di Tradisi Ya Qowiyyu Klaten, Ini yang Dibicarakan Airlangga dan Ganjar Pranowo

Regional
Bantuan 1.000 Ton Jagung Kementan Segera Habis, Peternak Ayam Blitar Tunggu Kepastian Janji Jokowi

Bantuan 1.000 Ton Jagung Kementan Segera Habis, Peternak Ayam Blitar Tunggu Kepastian Janji Jokowi

Regional
Mimpi Memicu Seorang Napi di Pekanbaru untuk Kabur dari Penjara

Mimpi Memicu Seorang Napi di Pekanbaru untuk Kabur dari Penjara

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2021

Regional
Pemkab dan DPRD Nganjuk Sepakati RPKU-PPPAS 2021, Sisa Anggaran Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Pemkab dan DPRD Nganjuk Sepakati RPKU-PPPAS 2021, Sisa Anggaran Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Regional
Jumlah Pengunjung Malioboro Mulai Berangsur Normal, tapi Daya Beli Masih Kurang

Jumlah Pengunjung Malioboro Mulai Berangsur Normal, tapi Daya Beli Masih Kurang

Regional
Gibran, Pendaki Gunung Guntur yang Hilang 6 Hari Akhirnya Ditemukan

Gibran, Pendaki Gunung Guntur yang Hilang 6 Hari Akhirnya Ditemukan

Regional
Tak Mau Mubazirkan Makanan, Kakek Beddu Punguti Beras yang Berceceran di Jalan: Hati Saya Miris

Tak Mau Mubazirkan Makanan, Kakek Beddu Punguti Beras yang Berceceran di Jalan: Hati Saya Miris

Regional
Seorang Petugas Rutan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anak

Seorang Petugas Rutan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anak

Regional
Minum Miras dan Obat Kuat, Pria di Banyuwangi Tewas, Sempat Mengeluh Sakit di Dada

Minum Miras dan Obat Kuat, Pria di Banyuwangi Tewas, Sempat Mengeluh Sakit di Dada

Regional
Kabur Usai Bunuh Teman, Pemuda di Blitar 3 Malam Sembunyi di Hutan, Mengaku Tak Makan, Hanya Minum Air Sungai

Kabur Usai Bunuh Teman, Pemuda di Blitar 3 Malam Sembunyi di Hutan, Mengaku Tak Makan, Hanya Minum Air Sungai

Regional
Yosef dan Istri Muda Tak Lagi Berkomunikasi Setelah Jasad Ibu dan Anak Korban Pembunuhan di Subang Ditemukan

Yosef dan Istri Muda Tak Lagi Berkomunikasi Setelah Jasad Ibu dan Anak Korban Pembunuhan di Subang Ditemukan

Regional
Hadiri Tradisi Yaa Qowiyyu di Klaten, Ganjar Pranowo dan Airlangga Kompak Pakai Batik

Hadiri Tradisi Yaa Qowiyyu di Klaten, Ganjar Pranowo dan Airlangga Kompak Pakai Batik

Regional
Dilaporkan Masyarakat, Kajari Dharmasraya Diperiksa Kejagung

Dilaporkan Masyarakat, Kajari Dharmasraya Diperiksa Kejagung

Regional
Deteksi Dini Klaster PTM, Guru dan Siswa di Kota Malang Akan Dites Covid-19 secara Berkala

Deteksi Dini Klaster PTM, Guru dan Siswa di Kota Malang Akan Dites Covid-19 secara Berkala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.