[POPULER NUSANTARA] Kilang Minyak Pertamina di Balongan Terbakar | Viral Foto Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral

Kompas.com - 30/03/2021, 06:07 WIB
Warga menyaksikan kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari. ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARAWarga menyaksikan kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari.

KOMPAS.com - Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Senin (29/3/2021) dini hari.

Ledakan tangki minyak itu membuat geger masyarakat sekitar

Akibat kejadian itu, menyebabkan satu orang meninggal dunia, 783 mengungsi, 5 luka berat dan 15 luka ringan.

Kebakaran itu diduga ada kebocoran pada pipa tangki minyak. Kebocoran tersebut diduga memicu terbakarnya tangki minyak di kilang minyak RU VI Balongan.

Sementara itu, sebuah foto yang diduga pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedrak Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.

Dalam foto itu, tampak terlihat seorang pria diduga pelaku bom bunuh diri menggenakan jaket cokelat dan sorban sedang mengemudikan motor dan membonceng seorang perempuan.

Terkait dengan itu, polisi masih melakukan melakukan pendalaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca populer nusantara selengkapnya:

1. Kilang Minyak Pertamina di Balongan Indramayu Terbakar

Api membumbung tinggi saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin(29/3/2021) dini hari. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara Api membumbung tinggi saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin(29/3/2021) dini hari.

Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Senin dini hari.

Polisi menduga kebakaran diduga karena adanya kebocoran di salah satu kilang.

"Kami mendapatkan informasi tadi bahwa ada rembesan atau kebocoran di pipa tangki yang terbakar," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri dikutip dari Antara di Indramayu, Senin.

Namun, menurut Corporate Secretary Subholding Refining and Petrochemical Pertamina Ifky Sukarya, kebakaran diduga akibat petir yang yang terjadi pada Senin dini hari.

"Jadi tangki di kilang RU VI Balongan terbakar pada pukul 00.45 WIB dan kebetulan saat itu sedang terjadi hujan besar dan diduga ada petir," ujar Ifky dalam wawancara kepada Kompas TV, Senin.

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu merinci, musibah tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, 783 mengungsi, 5 luka berat dan 15 luka ringan.

Menurut BPBD, orang meninggal dunia bukan karena ledakan kilang langsung.

"Bukan (korban). Jadi dari laporan kami ia meninggal memiliki riwayat penyakit jantung dan mungkin karena ledakan dia kaget," ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dodi Dwi Endrayadi.

Baca juga: Kilang Minyak Pertamina di Balongan Indramayu Terbakar

 

2. Viral foto terduga pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral

Anggota polisi berjada di ruas jalan menuju Gereja Katedral Makassar yang menjadi lokasi ledakan bom di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam mengatakan ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan satu korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai sembilan orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc.ANTARA FOTO/ARNAS PADDA Anggota polisi berjada di ruas jalan menuju Gereja Katedral Makassar yang menjadi lokasi ledakan bom di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam mengatakan ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan satu korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai sembilan orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc.

Warganet dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Terkait dengan itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Masih pendalaman ya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (29/3/2021).

Kata Zulpan, saat peristiwa itu terjadi, terduga pelaku hendak masuk ke gereja tapi dihalangi pihak keamanan.

"Sehingga tidak sampai masuk di dalam karena dihalangi masuk ke dalam," ungkapnya.

Baca juga: Beredar Foto Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar, Ini Kata Polisi

 

3. Mercy halangi mobil damkar

Mobil mercy diduga halangi mobil damkar di Denpasar, Bali, Minggu (28/3/2021).Instagram/@jegbali Mobil mercy diduga halangi mobil damkar di Denpasar, Bali, Minggu (28/3/2021).

Sebuah video yang memperlihatkan mobil Marcedez Benz diduga menghalangi mobil pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar, Bali, viral di media sosial, Minggu.

Dalam video tersebut, tampak terlihat seorang petugas berteriak meminta mobil Mercedez Benz yang ada di depannya untuk minggir.

Kemudian petugas menyalakan sirine dan berteriak memintanya untuk menepi. Namun, mobil tersebut tetap melju di depan mobil damkar.

Usai kejadian itu, polisi berhasil mengantongi identitas pengemudi mobil tersebut yakni berinisial YP.

Kepada polisi, YP mengaku saat itu panik karena ada sirine di belakanngnya dengan bunyi sirine. Ia juga sudah meminta maaf.

"Hasil klarifikasi kami dengan yang bersangkutan bahwa tidak ada maksud untuk menghalangi damkar. Dia panik saat ada mobil damkar di belakangnya dengan bunyi sirene," kata Dirlantas Polda Bali Kombes Indra.

Dalam kejadian ini, polisi tidak memberikan tilang dan hanya memberikan edukasi.

"Tidak (sanksi dan tilang), kita bberi edukasi kepadanya," ujarnya.

Baca juga: Video Viral Mercy Diduga Halangi Mobil Pemadam Kebakaran di Denpasar

 

4. Cerita Kosmas, sekuriti Gereja Katedral Makasaar yang Mengadang pelaku bom bunuh diri

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di sekitar sisa-sisa ledakan dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan dua korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai 14 orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc.ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di sekitar sisa-sisa ledakan dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan dua korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai 14 orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc.

Sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di sekitar Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pukul 10.30 Wita.

Akibat ledakan tersebut, belasan orang mengalami luka-luka, dan satu orang tewas. Korban tewas diduga terduga pelaku.

Diketahui, terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral berjumlah dua orang.

Sebelum kejadian tersebut, dua terduga pelaku bom bunuh diri itu mencoba masuk ke dalam gereja. Namun berhasil dicegah oleh Kasmos (51), petugas keamanan gereja. Tidak lama kemudian, bom pun meledak.

"Iya, Beliau (Kosmas) yang sempat mengadang," kata adik Kosmas, Jon (48) di Rumah Sakit Stella Maris Makassar, Minggu (28/3/2021).

Saat ini, Kosma masih dirawat secara intesif di Rumah Sakit Stella Maris.

"Sekarang sudah agak baikan. Dia sudah bisa bicara dan bisa jalan," ungkapnya.

Baca juga: Jadi Pahlawan, Ini Cerita Kosmas, Sekuriti Gereja Katedral Makassar yang Mengadang Pelaku Bom Bunuh Diri

 

5. Kilang minyak Balongan meledak, warga merasakan seperti gempa bumi

Suasana kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu saat terbakar. Saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan sedang didalami pihak kepolisian.(Kompas.com/ALWI) Suasana kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu saat terbakar. Saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan sedang didalami pihak kepolisian.

Ledakan yang terjadi di kilang minyak PT Pertamina RU IV Balongan, membuat warga sekitar geger.

Sebab, akibat ledakan itu menimbulkan getaran dan merusak bangunan rumah warga.

Awalnya warga menduga getaran yang terjadi adalah gempa bumi.

"Saya kaget, dikira ada gempa. Waktu itu saya sedang tidur di ruangan tengah. Getarannya tersebut terasa lama, dikira saya ada gempa bumi. Lalu setelahnya bunyi ledakan," ujar Daroni (60), warga Blok I Simpang Tiga, Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, kepada Kompas.com di kediamannya, Senin.

Akibat ledakan itu, dinding rumahnya di bagian tengah retak dan terkelupas.

Hal senada dikatakan Dariyah (45), yang mengatakan, saat kejadian ia sedang tidur dan tiba-tiba plafon rumahnya runtuh serta kacanya pecah.

"Saya waktu itu sedang tidur. Kaget plafon runtuh saat ada getaran. Dikira gempa bumi, ternyata berasal dari kilang minyak Pertamina Balongan. Saya langsung saja keluar, sebab tidak ingin menimpa saya," ujar Dariyah.

Baca juga: Warga Merasakan seperti Gempa Bumi Saat Kilang Minyak Balongan Meledak

 

Sumber: Kompas.com (Penulis : Mohamad Umar Alwi, Himawan, Imam Rosidin | Editor : Abba Gabrillin, Teuku Muhammad Valdy Arief, Rachmawati, Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Ditembak di Pidie, Aceh

Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Ditembak di Pidie, Aceh

Regional
Kenang Sugondo Djojopuspito, Gubernur Jatim Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di Tuban

Kenang Sugondo Djojopuspito, Gubernur Jatim Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda di Tuban

Regional
Tahapan Pilkades Dimulai, Kapolres Probolinggo Harap Cakades Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Tahapan Pilkades Dimulai, Kapolres Probolinggo Harap Cakades Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Regional
Terungkap, Pegawai Kopitiam yang Dianiaya Preman Berawal Pelaku Hendak Menagih Utang ke Pemilik Kedai

Terungkap, Pegawai Kopitiam yang Dianiaya Preman Berawal Pelaku Hendak Menagih Utang ke Pemilik Kedai

Regional
Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Ratusan Juta Rupiah, Sekdes di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Ratusan Juta Rupiah, Sekdes di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Regional
Kehabisan Uang dan Tak Punya Tiket, Puluhan Mahasiswa Asal Ambon Mengamuk Memaksa Naik Kapal

Kehabisan Uang dan Tak Punya Tiket, Puluhan Mahasiswa Asal Ambon Mengamuk Memaksa Naik Kapal

Regional
Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Makanan yang Dirawat di RSUD Kertosono Digratiskan

Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Makanan yang Dirawat di RSUD Kertosono Digratiskan

Regional
Di Hari Sumpah Pemuda, Ormas Tikus Pithi Hanata Baris Resmi Jadi Partai Kedaulatan Rakyat

Di Hari Sumpah Pemuda, Ormas Tikus Pithi Hanata Baris Resmi Jadi Partai Kedaulatan Rakyat

Regional
Kronologi Pensiunan Polisi Kena Hipnotis, Pelaku Ditangkap

Kronologi Pensiunan Polisi Kena Hipnotis, Pelaku Ditangkap

Regional
Tanah Longsor Landa Puncak Bogor, Satu Unit Rumah Rusak

Tanah Longsor Landa Puncak Bogor, Satu Unit Rumah Rusak

Regional
2 Minimarket di Madiun Dibobol Maling dalam 2 Hari, Pelaku Jebol Tembok Belakang

2 Minimarket di Madiun Dibobol Maling dalam 2 Hari, Pelaku Jebol Tembok Belakang

Regional
Kisah Lada Hitam Lampung, Dulu Dicari Penjajah Kini Diekspor dari Rumah

Kisah Lada Hitam Lampung, Dulu Dicari Penjajah Kini Diekspor dari Rumah

Regional
Ibu 3 Anak di Luwu Timur yang Laporkan Pencabulan Disebut Mangkir, LBH: Tak Ada Panggilan

Ibu 3 Anak di Luwu Timur yang Laporkan Pencabulan Disebut Mangkir, LBH: Tak Ada Panggilan

Regional
Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 20,25 Miliar, Kades di Bali Ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 20,25 Miliar, Kades di Bali Ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Regional
Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.