Kesaksian Warga Sekitar Gudang yang Digerebek Densus 88: Penjaga Gudang Itu Tertutup, Sudah Seminggu Menghilang

Kompas.com - 28/03/2021, 08:10 WIB
Seorang warga sekitar menunjukkan lokasi penemuan 500 kotak amal, stiker, brosur dan baju oleh tim Densus 88 Anti Teror. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang warga sekitar menunjukkan lokasi penemuan 500 kotak amal, stiker, brosur dan baju oleh tim Densus 88 Anti Teror.

 

Tak jarang, ada mobil yang datang ke gudang membawa banyak kotak.

"Orang ini (AG) tertutup. Jarang komunikasi dengan orang. Istrinya lebih banyak di dalam, sesekali lah beli sesuatu ke kedai. Kalau anaknya, main-main di sini," ujarnya.

Hutabarat sudah seminggu terakhir tak pernah melihat AG. Menurutnya, AG juga tak muncul ketika polisi dan tim Densus 88 Antiteror datang ke gudang tersebut.

"Kalau istrinya beberapa hari yang lalu lah masih ada nampak. Tak nampak lagi setelah dijemput mobil sedan ke rumah," katanya.

Kedatangan tim Densus 88 Antiteror ke gudang tersebut menguatkan dugaan Hutabarat selama ini.

"Gimana gak curiga. Sejak awal di sini jarang komunikasi. Tertutup. Semalam di jalan ini penuh mobil. Jam 9 malam baru selesai kotak-kotaknya diangkut pakai truk," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Densus 88 Sita 500 Kotak Amal dari Terduga Teroris di Deli Serdang

Sebelumnya, Tim Densus Antiteror Mabes Polri menggerebek sebuah gudang di Desa Manunggal, Kecamatan Helvetia, Deli Serdang, Jumat sore.

Polisi mengamankan 500 kotak amal, stiker, brosur, dan beberapa lembar baju.

"Benar tadi di Desa Manunggal, Helvetia. Jadi Densus 88 Mabes Polri kembali mengamankan ratusan kotak amal diperkirakan 500 kotak amal," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi pada Jumat malam.

Polisi juga menyita ratusan stiker, brosur, dan beberapa lembar baju yang digunakan saat menarik kotak amal di sejumlah titik yang ditentukan, seperti pasar, minimarket, rumah makan, swalayan, dan lainnya.

"Kotak amal itu tersebar di Helvetia, Belawan. Itu yang diamankan posisinya sudah ada di bengkel. Sebagian masih ada tersisa, ada isinya. Sebagian besar sudah kosong. Jadi itu mungkin sudah digunakan oleh keperluan mereka," katanya.

Stiker, brosur, dan baju tersebut memiliki tulisan yang menunjukkan lembaga atau yayasan. Terdapat ajakan bersedekah kepada yatim piatu dan lain sebagainya di sejumlah barang itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Regional
Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Regional
Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Regional
Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Regional
Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Regional
Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Regional
4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

Regional
Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Regional
Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Regional
Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

Regional
Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Regional
Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Regional
6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X