Kantor BPKAD Ogan Ilir Digeledah Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel

Kompas.com - 23/03/2021, 14:18 WIB
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel melakukan penggeledahan salah satu ruangan di Kantor BPKAD Ogan Ilir dengan pengawalan polisi. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGTim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel melakukan penggeledahan salah satu ruangan di Kantor BPKAD Ogan Ilir dengan pengawalan polisi.

OGAN ILIR, KOMPAS.com - Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ogan Ilir Sumatera Selatan yang berada di dalam Komplek Perkantoran Pemkab Tanjung Senai digeledah oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel hari ini Selasa (23/3/2021).

Tim penyidik tersebut datang sekitar pukul 10.30 Wib berjumlah sekitar 20 orang didampingi tim dari Kejaksaan Negeri Ogan Ilir dan personel polisi dari Polres Ogan Ilir.

Informasi didapat penggeldahan itu terkait dugaan kasus korupsi dalam proyek jalan Simpang Pelabuhan Dalam-Indralaya dengan kerugian sebesar Rp 3,2 Milyar dan telah menetapkan tersangka seorang ASN berinisial FZ.

Penggeledahan itu sendiri sudah yang ketiga kali setelah sebelumnya yang pertama terjadi penolakan.

Di dalam kantor BPKAD Ogan Ilir tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumsel yang 2 diantaranya wanita melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di sejumlah ruangan.

Baca juga: ASN Pemkab Ogan Ilir Tidak Lagi Bekerja dari Rumah

Penyidik sempat menunggu karena Kepala BPKAD Ogan Ilir Sopiah belum datang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah Sofiah Yuhanis  tiba di kantornya ia langsung dibawa masuk ruangannya sebelum dimulai dilakukan penggeledahan.

Sempat terdengar suara keras dari dalam ruangan yang mempertanyakan maksud tim penyidik menggeledah kantor tersebut.

Wartawan yang akan mengambil gambar juga dilarang masuk dan hanya bisa mengambil dari atas jendela ruangan.

Sementara di ruang terpisah sejumlah anggota tim penyidik lain melakukan penggeledahan terhadap berkas dokumen yang terkait dengan kasus yang mereka sidik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

Regional
Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Regional
Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: 'No Comment...'

Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: "No Comment..."

Regional
Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Regional
Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Regional
Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Awalnya Tak Percaya Covid-19, Bambang Akhirnya Ikut Vaksinasi Karena Tak Mau Isolasi

Awalnya Tak Percaya Covid-19, Bambang Akhirnya Ikut Vaksinasi Karena Tak Mau Isolasi

Regional
Berani Potong BST Rp 300.000, Alasan Kades: Data Kemensos Carut Marut, Bantuan Tak Tepat Sasaran

Berani Potong BST Rp 300.000, Alasan Kades: Data Kemensos Carut Marut, Bantuan Tak Tepat Sasaran

Regional
Warga Kembali Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Masohi, Bupati: Mereka Banyak Sekali...

Warga Kembali Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Masohi, Bupati: Mereka Banyak Sekali...

Regional
Kisah Aiptu Palewari, Jual Motor Antik Rp 4 Juta Bantu Anak Putus Sekolah

Kisah Aiptu Palewari, Jual Motor Antik Rp 4 Juta Bantu Anak Putus Sekolah

Regional
Ambil Bansos di Probolinggo Wajib Divaksin, yang Belum Kena Sanksi

Ambil Bansos di Probolinggo Wajib Divaksin, yang Belum Kena Sanksi

Regional
Psikolog Mabes Polri Turun Tangan Periksa Kejiwaan Anak Bungsu Akidi Tio

Psikolog Mabes Polri Turun Tangan Periksa Kejiwaan Anak Bungsu Akidi Tio

Regional
Luwu Utara Terima 68 Vial Vaksin Moderna untuk Dosis Ketiga Nakes

Luwu Utara Terima 68 Vial Vaksin Moderna untuk Dosis Ketiga Nakes

Regional
Kakek, Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas Penuh Luka di Kebun Sawit, Diduga Dibunuh

Kakek, Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas Penuh Luka di Kebun Sawit, Diduga Dibunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X