ASN Ogan Ilir yang Korupsi Pembangunan Jalan hingga Rp 3,2 Miliar: No Comment, Republik Ini Adil

Kompas.com - 19/03/2021, 17:55 WIB
FZ Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir yang diduga melakukan korupsi pengerjaan jalan menyebabkan kerugian negara Rp 3,2 Miliar, Kamis (18/3/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAFZ Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir yang diduga melakukan korupsi pengerjaan jalan menyebabkan kerugian negara Rp 3,2 Miliar, Kamis (18/3/2021).

KOMPAS.com- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ogan Ilir berinisial FZ menjadi tersangka kasus korupsi pembangunan jalan cor yang menyebabkan kerugian negara Rp 3,2 miliar.

Setelah melakukan pemeriksaan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pun akhirnya resmi menahan FZ, Kamis (18/3/2021).

FZ tampak mengenakan rompi merah bertuliskan 'Tahanan Tipikor Kejati Sumsel'. Dia pun memasuki mobil tahanan dengan tangan diborgol.

"No comment. Republik ini adil," katanya singkat ketika dimintai keterangan oleh awak media, seperti dilansir dari Tribun Sumsel.

Baca juga: ASN Ogan Ilir Korupsi Pembangunan Jalan Rp 3,2 Miliar, Kini Ditahan Kejati Sumsel

Mengurangi jumlah volume jalan, negara rugi miliaran

IlustrasiThinkstock Ilustrasi
Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Khaidirman menjelaskan, FZ adalah seorang ASN di Kabupaten Ogan Ilir.

Ia menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPT) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ogan Ilir.

FZ diduga melakukan korupsi pembangunan jalan cor ruas pelabuhan dalam-Indralaya Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2017 lalu dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 18 miliar.

Tetapi, FZ diduga mengurangi volume pengerjaan yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 3,2 miliar.

"Modus yang digunakan tersangka yakni dengan mengurangi jumlah volume jalan. Total kerugian negara Rp 3,2 miliar," kata Khaidirman.

Baca juga: Polisi Korban Tsunami Aceh 2004 Diduga Ditemukan di RSJ, Keluarga: Sudah 17 Tahun, Percaya Enggak Percaya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 ABK Asal Filipina Berlayar dari India, Diketahui Positif Covid-19 Saat Berlabuh di Cilacap

13 ABK Asal Filipina Berlayar dari India, Diketahui Positif Covid-19 Saat Berlabuh di Cilacap

Regional
Truk Terbalik di Jalan Trans Flores, 1 Tewas di Tempat, 1 Luka-luka

Truk Terbalik di Jalan Trans Flores, 1 Tewas di Tempat, 1 Luka-luka

Regional
Volume Kubah Lava Tengah Gunung Merapi Capai 1,7 Juta Meter Kubik

Volume Kubah Lava Tengah Gunung Merapi Capai 1,7 Juta Meter Kubik

Regional
Kisah Pengungsi Afganistan, Bertahun-tahun Terkatung-katung hingga Depresi

Kisah Pengungsi Afganistan, Bertahun-tahun Terkatung-katung hingga Depresi

Regional
22.000 Kendaraan Putar Balik di Berbagai Pintu Masuk Jabar

22.000 Kendaraan Putar Balik di Berbagai Pintu Masuk Jabar

Regional
Takut Di-rapid Test Antigen, Ibu Ini Pilih Putar Balik di Exit Tol Begadung Nganjuk

Takut Di-rapid Test Antigen, Ibu Ini Pilih Putar Balik di Exit Tol Begadung Nganjuk

Regional
Usai Diprotes, Wali Kota Medan Bobby Nasution Kunjungi Markas Jurnalis

Usai Diprotes, Wali Kota Medan Bobby Nasution Kunjungi Markas Jurnalis

Regional
Konsumsi Ganja untuk Obati Insomnia, Seorang Anggota DPRD Ditangkap

Konsumsi Ganja untuk Obati Insomnia, Seorang Anggota DPRD Ditangkap

Regional
Warga Semarang Diminta Shalat Id di Masjid Dekat Rumah Masing-masing

Warga Semarang Diminta Shalat Id di Masjid Dekat Rumah Masing-masing

Regional
Bertemu Pemudik Dikarantina karena Dilaporkan Istri, Ganjar Tertawa

Bertemu Pemudik Dikarantina karena Dilaporkan Istri, Ganjar Tertawa

Regional
Semua Kendaraan Pelat Luar Kota Dicegat di Pintu Tol, Sebagian Dilarang Masuk Kota Malang

Semua Kendaraan Pelat Luar Kota Dicegat di Pintu Tol, Sebagian Dilarang Masuk Kota Malang

Regional
Seorang WNA yang Diduga Gelar 'Kelas Orgasme' di Bali Ditangkap

Seorang WNA yang Diduga Gelar "Kelas Orgasme" di Bali Ditangkap

Regional
Fakta Danau di Kupang yang Muncul Usai Badai Seroja, Sempat Viral di Medsos, Kini Mulai Kering

Fakta Danau di Kupang yang Muncul Usai Badai Seroja, Sempat Viral di Medsos, Kini Mulai Kering

Regional
Akal-akalan Pemudik demi Lolos Penyekatan, Pura-pura Jadi Driver Ojol hingga Ngaku COD

Akal-akalan Pemudik demi Lolos Penyekatan, Pura-pura Jadi Driver Ojol hingga Ngaku COD

Regional
Ingin Bisa Main Game, Remaja Nekat Jambret Ponsel dengan Modus Lempar Petasan

Ingin Bisa Main Game, Remaja Nekat Jambret Ponsel dengan Modus Lempar Petasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X