Gunung Merapi 8 Kali Keluarkan Guguran Lava, Meluncur Sejauh 1.000 Meter

Kompas.com - 02/03/2021, 15:53 WIB
Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada 26 Februari 2021 pukul 04.39 WIB. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 55mm, durasi 130detik, tinggi kolom ttidak teramati karena visual Gunung Merapi berkabut, estimasi jarak luncur  -+1500 m ke arah barat daya Twitter/@BPPTKGTerjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada 26 Februari 2021 pukul 04.39 WIB. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 55mm, durasi 130detik, tinggi kolom ttidak teramati karena visual Gunung Merapi berkabut, estimasi jarak luncur -+1500 m ke arah barat daya

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Gunung Merapi kembali mengeluarkan guguran lava pada hari ini, Selasa (2/3/2021). 

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyatakan, sejumlah guguran lava terjadi dalam masa pemantauan mulai 06.00 WIB hingga 12.00 WIB.

"Teramati delapan kali guguran lava di Gunung Merapi," kata Hanik dalam laporan tertulis, Selasa. 

Baca juga: Peduli Spesies Endemik Merapi, Pria Ini Buka Kelas Adopsi Anggrek di Hutan

Guguran lava itu disebut meluncur terjauh sampai 1.000 meter dari puncak ke arah barat daya. 

Selama waktu pemantauan tersebut, tampak pula asap solfatara putih dengan intensitas sedang hingga tebal dengan ketinggian 20 meter di puncak kawah. 

Hanik juga menyebut, dalam periode itu ada 46 kali gempa guguran dan lima kali gempa embusan. 

Sebagai informasi, sejak November 2020, BPPTKG menetapkan Gunung Merapi dalam status siaga (level III).

Baca juga: Kronologi Pendaki Jatuh ke Dinding Kawah Gunung Marapi, Diduga Kelelahan

 

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Rumah Tangga Ditangkap karena Cetak dan Edarkan Uang Palsu, Ternyata Seorang Residivis

Ibu Rumah Tangga Ditangkap karena Cetak dan Edarkan Uang Palsu, Ternyata Seorang Residivis

Regional
Pintu Tol Palembang Tak Disekat, Kendaraan Pelat Luar Sumsel Bebas Keluar Masuk

Pintu Tol Palembang Tak Disekat, Kendaraan Pelat Luar Sumsel Bebas Keluar Masuk

Regional
Anggotanya Dituduh Minta Rp 100.000 Loloskan Pengendara Mobil, Kapolsek: Kami Tak Berani

Anggotanya Dituduh Minta Rp 100.000 Loloskan Pengendara Mobil, Kapolsek: Kami Tak Berani

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik di Surabaya, Terminal Purabaya Sepi meski Bus AKAP dan AKDP Diizinkan Beroperasi

Hari Pertama Larangan Mudik di Surabaya, Terminal Purabaya Sepi meski Bus AKAP dan AKDP Diizinkan Beroperasi

Regional
Gagal Mudik, 10 Orang dari Jakarta Tepergok Sembunyi Pakai Terpal di Bak Truk, Ini Ceritanya

Gagal Mudik, 10 Orang dari Jakarta Tepergok Sembunyi Pakai Terpal di Bak Truk, Ini Ceritanya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 6 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 6 Mei 2021

Regional
2 Warga Ditangkap Bawa Senjata Api Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara

2 Warga Ditangkap Bawa Senjata Api Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Penjualan Rapid Tes Antigen Ilegal di Semarang, Omzet Rp 2,8 Miliar Selama 5 Bulan

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Penjualan Rapid Tes Antigen Ilegal di Semarang, Omzet Rp 2,8 Miliar Selama 5 Bulan

Regional
Pusat Perbelanjaan di Malang Mulai Ramai Jelang Lebaran, Pengunjung Tertib Pakai Masker

Pusat Perbelanjaan di Malang Mulai Ramai Jelang Lebaran, Pengunjung Tertib Pakai Masker

Regional
Sejumlah Pemudik dari Jakarta Sudah Diminta Putar Balik di Kulon Progo

Sejumlah Pemudik dari Jakarta Sudah Diminta Putar Balik di Kulon Progo

Regional
Pencairan THR untuk ASN dan Tenaga Harian Lepas di Salatiga Capai Rp 17 Miliar

Pencairan THR untuk ASN dan Tenaga Harian Lepas di Salatiga Capai Rp 17 Miliar

Regional
Saat Presiden Jokowi Berdialog dengan Para Nelayan di Lamongan, Ini Keluh Kesah Mereka

Saat Presiden Jokowi Berdialog dengan Para Nelayan di Lamongan, Ini Keluh Kesah Mereka

Regional
10 Pemudik dari Jakarta Dipulangkan Usai Tepergok Sembunyi di Bak Truk, Sopir Ditilang, Truk Ditahan

10 Pemudik dari Jakarta Dipulangkan Usai Tepergok Sembunyi di Bak Truk, Sopir Ditilang, Truk Ditahan

Regional
Pemkot Magelang PHK Puluhan Tenaga Harian Lepas, Wali Kota: Sudah Sesuai Evaluasi

Pemkot Magelang PHK Puluhan Tenaga Harian Lepas, Wali Kota: Sudah Sesuai Evaluasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X