Kompas.com - 02/03/2021, 15:50 WIB
Ilustrasi sepeda shutterstockIlustrasi sepeda

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, berinisial RA (25) mencuri sepeda seharga Rp 65 juta di rumah warga Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Senin (1/3/2021).

Pelaku kabur membawa barang curian, sekaligus bersembunyi di salah satu kamar hotel.

Namun, aksi pelaku terekam jelas dengan kamera pengawas (CCTV) di rumah korban.

Baca juga: Namanya Masuk Bursa Cagub Jabar, Ini Tanggapan Bupati Karawang

RA akhirnya ditangkap di kamar hotel, berikut dengan barang bukti sepeda hasil curian.

"Bukti CCTV yang merekam aksi pelaku sangat jelas dan sesuai keterangan para saksi, mengarah ke salah satu kamar sebuah hotel. Kita amankan pelaku berikut barang buktinya," ujar Kepala Polsek Mangkubumi Iptu Endang Wijaya di kantornya, Selasa (2/3/2021).

Endang mengatakan, pelaku asal Rancaekek, Bandung, tersebut selama ini tinggal di Kota Tasikmalaya saat menjalani pendidikan di salah satu perguruan tinggi.

Baca juga: Bantu Penanganan Covid-19, Ketua RT dan RW di Kabupaten Bogor Naik Gaji

Sesuai keterangan pelaku, menurut Endang, aksinya dilakukan sendirian, karena membutuhkan uang untuk membayar utang.

Sepeda korban dicuri saat terparkir di teras depan rumah, seusai dipakai bersepeda oleh korban pada pagi hari.

Pelaku awalnya berkeliling di perumahan tersebut, sampai melihat sepeda korban dan membawanya ke kamar hotel untuk bersembunyi.

"Awal kejadiannya, kami mendapatkan laporan korban pencurian sepeda gunung. Lalu anggota kami mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dengan memeriksa saksi-saksi di TKP. Saat di hotel, kita juga mendapatkan rekaman CCTV pelaku membawa sepeda ke dalam kamar hotel," ujar dia.

Korban menjelaskan bahwa sepeda yang dicuri pelaku itu baru dibeli dengan harga Rp 65 juta dari sebuah toko sepeda.

Korban pun bersama para tetangganya selama ini tak mengenal pelaku dan baru kali melihat wajah pelaku.

Kini, pelaku telah mendekam di sel tahanan Markas Polsek Mangkubumi, Polresta Tasikmalaya.

Pelaku terancam Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Kami Menduga Sebelum Terjadi Ledakan Ada Aktivitas Meracik Bubuk untuk Membuat Petasan

Polisi: Kami Menduga Sebelum Terjadi Ledakan Ada Aktivitas Meracik Bubuk untuk Membuat Petasan

Regional
Ditanya Soal Peluang dan Survei di Pilkada DKI, Risma: Saya Mikir Bencana Dulu

Ditanya Soal Peluang dan Survei di Pilkada DKI, Risma: Saya Mikir Bencana Dulu

Regional
DPRD Jember Beri Rapor Merah Laporan Pertanggungjawaban Era Bupati Faida

DPRD Jember Beri Rapor Merah Laporan Pertanggungjawaban Era Bupati Faida

Regional
Ini KKB Pelaku Pembakaran di Kampung Dambet Papua

Ini KKB Pelaku Pembakaran di Kampung Dambet Papua

Regional
Cerita Petani Tebu Beralih Menanam Porang, dari Omzet Rp 9 Juta Kini Rp 100 Juta

Cerita Petani Tebu Beralih Menanam Porang, dari Omzet Rp 9 Juta Kini Rp 100 Juta

Regional
Chadisin, Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia Saat Jadi Imam Shalat Tarawih dan Witir

Chadisin, Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia Saat Jadi Imam Shalat Tarawih dan Witir

Regional
Saat Gubernur Menelepon Keluarga Perawat RS Siloam yang Dijambak dan Ditendang Ayah Pasien

Saat Gubernur Menelepon Keluarga Perawat RS Siloam yang Dijambak dan Ditendang Ayah Pasien

Regional
Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

Regional
Oknum Pegawai Satpol PP Dipecat, Bermula Ketahuan Selingkuh di Hotel, Pelapor Istrinya Sendiri

Oknum Pegawai Satpol PP Dipecat, Bermula Ketahuan Selingkuh di Hotel, Pelapor Istrinya Sendiri

Regional
Mengaku sebagai Polisi, Ternyata Ini Profesi Tersangka Penganiaya Perawat di Palembang

Mengaku sebagai Polisi, Ternyata Ini Profesi Tersangka Penganiaya Perawat di Palembang

Regional
Fakta Penangkapan Pelaku Penganiayaan Perawat, Emosi karena Tangan Anak Berdarah hingga Diancam Penjara 2 Tahun

Fakta Penangkapan Pelaku Penganiayaan Perawat, Emosi karena Tangan Anak Berdarah hingga Diancam Penjara 2 Tahun

Regional
Kronologi KKB Bakar Rumah Kepala Suku dan Tempat Tinggal Guru di Beoga

Kronologi KKB Bakar Rumah Kepala Suku dan Tempat Tinggal Guru di Beoga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penganiaya Perawat Terancam 2 Tahun Penjara | Cerita soal Tembok yang Tutupi Jalan Umum

[POPULER NUSANTARA] Penganiaya Perawat Terancam 2 Tahun Penjara | Cerita soal Tembok yang Tutupi Jalan Umum

Regional
Kisah Suyamto, Kepala Desa di Klaten yang Bagikan Padi Gratis pada Warga: Saya yang Tanam Warga yang Panen, Silakan Ambil

Kisah Suyamto, Kepala Desa di Klaten yang Bagikan Padi Gratis pada Warga: Saya yang Tanam Warga yang Panen, Silakan Ambil

Regional
Eksotisme Benteng Pendem Ngawi di Tepi Sungai Bengawan Solo, Ada Sejak Tahun 1839

Eksotisme Benteng Pendem Ngawi di Tepi Sungai Bengawan Solo, Ada Sejak Tahun 1839

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X