Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Lawan Korsel, Arhan Pratama Sempat "Video Call" Ibunda

Kompas.com - 27/04/2024, 05:27 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Pesepakbola Pratama Arhan menjadi buah bibir usai tendangannya pada babak adu pinalti sukses menbawa Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal piala Asia U-23.

Pesepakbola asal Blora tersebut seolah menjadi pahlawan timnas saat menghadapi Korea Selatan.

Sebelum pertandingan tersebut dimulai, Arhan disebut berkomunikasi dengan kedua orangtuanya melalui video callRutinitas tersebut hampir selalu dilakukan saat pesepakbola berusia 22 tahun itu akan bertanding.

Baca juga: Saksikan Pertandingan Timnas U-23 Lawan Korsel, Ibunda Pratama Arhan Mengaku Senam Jantung

"Tiap hari komunikasi, tiap mau tanding dia video call ibu, minta doa restu ke keluarga, minta doanya untuk nanti pertandingan," ucap ibunda, Pratama Arhan, Surati saat ditemui wartawan di kediamannya, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (26/4/2024).

Surati menjelaskan anak bungsunya tersebut hampir jarang pulang ke kampung karena kesibukannya sebagai pesepakbola profesional.

"Terakhir pulang ke Blora ya sama istrinya (beberapa bula lalu). Itu pun hanya dua hari karena terbentur dengan pekerjaan," terang dia.

Surati menyadari saat ini Arho sapaan akrab dari Pratama Arhan, sudah memiliki keluarga dan menjadi aset dari timnas Indonesia.

"Ibu juga harus maklum dan ikhlas karena dia juga sudah milik orang lain, milik negara. Ibu hanya bisa mengakui itu anak ibu," kata dia.

Sebagai ibu kandung, dirinya tidak menampik bahwa rasa kangennya kepada Arhan begitu dalam. Bahkan, untuk mengobrol langsung secara tatap muka juga sudah sulit untuk dilakukan.

"Kangen ngobrol, curhat-curhat, karena kan kami sekarang jarang ngobrol bareng langsung," ujar dia.

Tak lupa, Surati juga mengenang masa kecil anak bungsunya itu saat masih tinggal bersamanya beberapa tahun yang lalu.

"Ya masa kecilnya Arhan, dia itu sebenarnya manja. Kalau makan enggak diambilin dia enggak mau makan. Tapi sekarang sudah mandiri. Apalagi sudah punya keluarga, dia juga harus memikirkan keluarganya dan istrinya," jelas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Naskah Kuno Banyuwangi Diusung Perpusnas Masuk ke Ingatan Kolektif Nasional 2024

Naskah Kuno Banyuwangi Diusung Perpusnas Masuk ke Ingatan Kolektif Nasional 2024

Kilas Daerah
Bikin Gempar Undip, Nicholas Saputra Motivasi Mahasiswa Hadapi Ketidakpastian Masa Depan

Bikin Gempar Undip, Nicholas Saputra Motivasi Mahasiswa Hadapi Ketidakpastian Masa Depan

Regional
LKPD Kabupaten HST Kembali Raih Opini WTP dari BPK

LKPD Kabupaten HST Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Regional
3 Warga Gunungkidul yang Jalan Kaki ke Jakarta untuk Temui Prabowo Sampai Purworejo, Minta Jalan Tol Masuk Gunungkidul

3 Warga Gunungkidul yang Jalan Kaki ke Jakarta untuk Temui Prabowo Sampai Purworejo, Minta Jalan Tol Masuk Gunungkidul

Regional
Banjir Rob Pantura Sayung Demak Mulai Surut, Pemotor: Masih Mengganggu

Banjir Rob Pantura Sayung Demak Mulai Surut, Pemotor: Masih Mengganggu

Regional
PAN Usung Istri Bupati di Pilkada Kabupaten Solok 2024

PAN Usung Istri Bupati di Pilkada Kabupaten Solok 2024

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 65 Kali Selama 6 Jam, Status Siaga

Gunung Ile Lewotolok Meletus 65 Kali Selama 6 Jam, Status Siaga

Regional
Polisi Tangkap Penipu Modus Jual Barang di Aplikasi Belanja Online

Polisi Tangkap Penipu Modus Jual Barang di Aplikasi Belanja Online

Regional
Kecelakaan di Pontianak, 2 Bocah Penjual Kue Meninggal

Kecelakaan di Pontianak, 2 Bocah Penjual Kue Meninggal

Regional
Longsor di Sitinjau Lauik, 2 Warga Dilaporkan Hilang, Diduga Tertimbun

Longsor di Sitinjau Lauik, 2 Warga Dilaporkan Hilang, Diduga Tertimbun

Regional
Puslabfor Olah TKP Gudang BBM Terbakar, Temukan Mobil Tanki Dimodifikasi

Puslabfor Olah TKP Gudang BBM Terbakar, Temukan Mobil Tanki Dimodifikasi

Regional
Prabowo Disebut Ingin Tambah Jumlah Kementerian Baru, Gibran: Masih Dibahas, Digodok Lagi

Prabowo Disebut Ingin Tambah Jumlah Kementerian Baru, Gibran: Masih Dibahas, Digodok Lagi

Regional
Longsor di Sitinjau Lauik, Jalan Padang-Solok Ditutup

Longsor di Sitinjau Lauik, Jalan Padang-Solok Ditutup

Regional
Truk Pengangkut Pertalite Terguling dan Terbakar di Bangka Tengah

Truk Pengangkut Pertalite Terguling dan Terbakar di Bangka Tengah

Regional
Pelaku Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga di Boyolali Kenal Korban Lewat MiChat

Pelaku Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga di Boyolali Kenal Korban Lewat MiChat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com