Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Enam Tahanan Polres Tapin Kabur, Kapolres Akui Sel Over Kapasitas

Kompas.com - 25/04/2023, 07:18 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

RANTAU, KOMPAS.com - Kapolres Tapin AKBP Sugeng Priyanto mengakui jika saat ini sel tahanan Polres Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengalami over kapasitas.

Hal tersebut dikatakan Sugeng setelah 6 tahanan Polres Tapin kabur pada, Minggu (23/4/2024) dini hari.

Menurut Sugeng, kapasitas sel tahanan Polres Tapin sebanyak 20 orang. Namun, kini di huni oleh 28 orang.

"Memang ruang tahanan Polres Tapin saat ini over kapasitas," ungkap Sugeng, dalam keterangannya yang diterima, pada Senin (24/4/2023) malam.

Baca juga: Diduga Jebol Plafon, 6 Tahanan Polres Tapin Kabur di Hari Kedua Lebaran

Agar kejadian kaburnya tahanan tak terulang, Sugeng mengatakan akan menambah luas sel tahanan ataupun membuat sel tahanan baru.

Sejauh ini, rencana tersebut sudah disampaikan ke pemerintah daerah setempat dan mendapat sinyal positif untuk membantu pembangunan sel tahanan.

"Pemerintah daerah menyambut positif terkait pembangunan ruang tahanan baru," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 6 tahanan Polres Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) kabur pada, Minggu (23/4/2023) dini hari.

Baca juga: 6 Tahanan Polres Tapin Kabur, 1 Pelaku Sempat Lambaikan Tangan

Keenamnya kabur dengan cara menjebol plafon pada sel tahanan yang tanpa teralis kemudian keluar Polres dengan memanjat pagar.

Aksi mereka kabur sempat terekam kamera pengawas CCTV dengan durasi 41 detik.

Seluruh tahanan yang kabur merupakan tahanan kasus narkoba.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perjuangan Guru Erni Seberangi Lautan demi Mengajar, Perahu yang Dinaiki Pernah Terbalik

Perjuangan Guru Erni Seberangi Lautan demi Mengajar, Perahu yang Dinaiki Pernah Terbalik

Regional
Cekcok dengan Ibunya, Mahasiswa di Banjarmasin Ditemukan Tewas Gantung Diri

Cekcok dengan Ibunya, Mahasiswa di Banjarmasin Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Banjir Rendam Sekolah di Maja Lebak, Seluruh Murid Diliburkan

Banjir Rendam Sekolah di Maja Lebak, Seluruh Murid Diliburkan

Regional
Untidar Magelang Kini Jadi BLU, Rektor Klaim UKT Tak Naik

Untidar Magelang Kini Jadi BLU, Rektor Klaim UKT Tak Naik

Regional
Kisah Siswa SDN 104 Krui, Naik ke Bukit Cari Sinyal Belajar 'Online' buat Ujian

Kisah Siswa SDN 104 Krui, Naik ke Bukit Cari Sinyal Belajar "Online" buat Ujian

Regional
Kisruh Penerima KIP Kuliah di Undip Semarang, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Kisruh Penerima KIP Kuliah di Undip Semarang, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Regional
Korupsi BLT Covid-19, Mantan Kades di Tangerang Divonis 2,5 Tahun Penjara

Korupsi BLT Covid-19, Mantan Kades di Tangerang Divonis 2,5 Tahun Penjara

Regional
28 Calon TKI Ilegal yang Akan Berangkat ke Malaysia Diselamatkan di Pesisir Nunukan

28 Calon TKI Ilegal yang Akan Berangkat ke Malaysia Diselamatkan di Pesisir Nunukan

Regional
Santap Jamur Liar dari Pekarangan Rumah, Sekeluarga di Cilacap Keracunan

Santap Jamur Liar dari Pekarangan Rumah, Sekeluarga di Cilacap Keracunan

Regional
Jalan Rangkasbitung-Bogor Longsor, Kendaraan Roda Empat Dialihkan ke Jalur Alternatif

Jalan Rangkasbitung-Bogor Longsor, Kendaraan Roda Empat Dialihkan ke Jalur Alternatif

Regional
Calon Perseorangan Pilkada Sumbar 2024 Butuh 347.532 Dukungan

Calon Perseorangan Pilkada Sumbar 2024 Butuh 347.532 Dukungan

Regional
Ingin Diresmikan Jokowi, Pembangunan Bendungan Keureto Aceh Dikebut

Ingin Diresmikan Jokowi, Pembangunan Bendungan Keureto Aceh Dikebut

Regional
Rugikan Negara Rp 8,5 Miliar, Mantan Dirut PDAM Kabupaten Semarang Ditahan

Rugikan Negara Rp 8,5 Miliar, Mantan Dirut PDAM Kabupaten Semarang Ditahan

Regional
Kebakaran Kapal Wisata di Labuan Bajo Diduga akibat Korsleting di Ruang Mesin

Kebakaran Kapal Wisata di Labuan Bajo Diduga akibat Korsleting di Ruang Mesin

Regional
Segera Buka Penjaringan Bakal Cawalkot Solo, Gerindra Cari Sosok yang Bisa Lanjutkan Kerja Gibran

Segera Buka Penjaringan Bakal Cawalkot Solo, Gerindra Cari Sosok yang Bisa Lanjutkan Kerja Gibran

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com