Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Organda Lhokseumawe: Tidak Ada Kenaikan Tarif Mudik 2023

Kompas.com - 12/04/2023, 19:18 WIB
Masriadi ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

 

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan umum di wilayah itu pada arus mudik dan balik 2023.  

Ketua Organda Lhokseumawe, Hendra, per telepon, Rabu (12/4/2023) menyebutkan, Organda memastikan tidak ada kenaikan tarif. 

“Dan tidak boleh juga naik tarif. Naik tarif belum ada sama sekali sekarang ini. Tidak ada kenaikan tarif di Lhokseumawe,” kata Hendra.

Baca juga: Mulai H-7 Lebaran, Shuttle Bus Gratis Disiapkan dari Stasiun Cilegon ke Pelabuhan Merak

Dia mengaku belum melihat penambahan jumlah penumpang di Terminal Bus Lhokseumawe.

“Bahkan cenderung sepi dari tahun sebelumnya. Masih sangat sepi arus mudik di Terminal Lhokseumawe,” ucap dia.

Dia memprediksi, arus mudik mulai meningkat pada pekan terakhir Ramadhan atau H-7 Idul Fitri tahun ini.

Baca juga: Mudik Lebaran, Harga Tiket Bus di Terminal Giwangan Yogya Naik

 

“Karena masih sepi penumpang, kita belum tambah armada. Kami pastikan, kalau penumpang meningkat, Organda akan menambah armada," tutur dia.

Dia menyebutkan, angkutan umum di Lhokseumawe melayani rute pendek yaitu Lhokseumawe-Medan dan Lhokseumawe-Banda Aceh.

“Jadi jika ada angkutan yang nakal menaikan tarif, silakan laporkan. Sejauh ini tidak ada kenaikan tarif di kita. Kami pastikan siap melayani arus mudik dan arus balik tahun ini,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Update Kasus Penemuan Mayat di Indekos Cirebon, Korban Berlumuran Darah dan Sempat Disembunyikan di Dalam Lemari Baju

Update Kasus Penemuan Mayat di Indekos Cirebon, Korban Berlumuran Darah dan Sempat Disembunyikan di Dalam Lemari Baju

Regional
KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

Regional
Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Regional
Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Regional
Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Regional
Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com