Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar Kembali Beri Bantuan Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Kader PDIP Banjarnegara: Terima Kasih Sekali Pak

Kompas.com - 19/01/2022, 17:26 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali memberi bantuan renovasi rumah bagi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Kali ini yang diberi bantuan adalah Supono (43), warga Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.

Supono merupakan Wakil Sekretaris Ranting PDIP desa setempat.

Baca juga: Merasa Jadi Obyek Pencitraan, Fajar Akan Kembalikan Bantuan Ganjar Pranowo

Supono bersama istrinya, Sukanti (35) mengaku sangat bahagia ketika orang nomor 1 di Jateng itu datang dan menawarkan bantuan renovasi rumah, Rabu (19/1/2022).

"Maturnuwun pak, kaya ngimpi (seperti mimpi)," ungkap Supono yang baru kali pertama bertemu dengan Ganjar.

Supono selama ini tinggal di rumah gubuk peninggalan mendiang orangtua istrinya.

Dia mengaku, tak mampu merenovasi rumahnya karena hanya bekerja serabutan. Sedangkan istrinya sesekali menjadi buruh cuci.

"Maturnuwun sanget (terimakasih sekali) Pak Ganjar, sampun rawuh mriki ajeng ndandosi (sudah datang ke sini mau merenovasi). Ini tiap hujan kan bocor," kata Supono.

Ganjar juga berjanji akan membuatkan jamban. Hal itu menyusul seloroh Sukanti yang mengaku belum memiliki jamban.

Baca juga: Saat Fajar Nugroho Kembalikan Bantuan dari Ganjar Pranowo karena Tak Mau Jadi Obyek Pencitraan...

Dia mengatakan, renovasi rumah kader ini dalam rangka memperingati ulang tahun partai sekaligus mengecek program pengentasan kemiskinan di Banjarnegara.

Ganjar mengaku, menerima laporan masih banyak kader militan yang tinggal di rumah tak layak huni.

"Saya ngecek yang program pengentasan kemiskinan ekstrem, tapi sekaligus ketemu dengan beberapa teman karena kemarin akhirnya banyak sekali yang lapor kepada saya," kata Ganjar.

Ganjar berharap, kedatangannya dapat menyulut semangat para kader di sekitar Supono untuk bergotong royong membangun rumahnya.

"Mudah-mudahan nanti anak-anak, teman-teman semua bisa gotong royong untuk memperbaiki kondisinya sambil kita melihat tadi perkembangannya," ujar Ganjar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Maju Pilkada 2024, Mantan Wabup Belitung Daftar di 4 Parpol

Maju Pilkada 2024, Mantan Wabup Belitung Daftar di 4 Parpol

Regional
Pelaku Begal di Lubulinggau Bawa Kabur Honda Beat, tapi Motor CBR-nya Malah Tertinggal

Pelaku Begal di Lubulinggau Bawa Kabur Honda Beat, tapi Motor CBR-nya Malah Tertinggal

Regional
Pulang Merantau Lamar Kekasihnya, Calon Pengantin Pria Bunuh Diri di Hari Pernikahan

Pulang Merantau Lamar Kekasihnya, Calon Pengantin Pria Bunuh Diri di Hari Pernikahan

Regional
43 Biksu Thudong Tiba di Candi Borobudur Lusa, Berikut Acara Penyambutannya

43 Biksu Thudong Tiba di Candi Borobudur Lusa, Berikut Acara Penyambutannya

Regional
Tak Sempat Dievakuasi, Perangkat Komputer 6 Dinas di Mahakam Ulu Terendam Banjir

Tak Sempat Dievakuasi, Perangkat Komputer 6 Dinas di Mahakam Ulu Terendam Banjir

Regional
Sejumlah Pemda Larang 'Study Tour', Pelaku Wisata di Magelang: Keputusan Aneh dan Reaksioner

Sejumlah Pemda Larang "Study Tour", Pelaku Wisata di Magelang: Keputusan Aneh dan Reaksioner

Regional
Mahakam Ulu Ditetapkan sebagai Tanggap Darurat Banjir hingga 27 Mei

Mahakam Ulu Ditetapkan sebagai Tanggap Darurat Banjir hingga 27 Mei

Regional
Diduga Dipaksa Cerai, Pria di Banyuasin Aniaya Kedua Mertua

Diduga Dipaksa Cerai, Pria di Banyuasin Aniaya Kedua Mertua

Regional
Pemuda di Tarakan Dianiaya hingga Tewas, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Pemuda di Tarakan Dianiaya hingga Tewas, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta Kota Solo, Pengungsian Dibuka 3 Hari

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta Kota Solo, Pengungsian Dibuka 3 Hari

Regional
Dampak Banjir Lahar di Sumbar, 450 Hektar Lahan Pertanian Alami Puso

Dampak Banjir Lahar di Sumbar, 450 Hektar Lahan Pertanian Alami Puso

Regional
Berkomitmen pada Zakat, Danny Pomanto Dinobatkan Jadi Duta Zakat Indonesia

Berkomitmen pada Zakat, Danny Pomanto Dinobatkan Jadi Duta Zakat Indonesia

Regional
Kronologi Ibu-ibu Tampar Anggota Polisi di Makassar, Tak Terima Lapaknya Ditertibkan

Kronologi Ibu-ibu Tampar Anggota Polisi di Makassar, Tak Terima Lapaknya Ditertibkan

Regional
Kembalikan Formulir Pilkada ke PDI-P, Wali Kota Semarang Sebut Kriteria Pasangannya

Kembalikan Formulir Pilkada ke PDI-P, Wali Kota Semarang Sebut Kriteria Pasangannya

Regional
Puncak Kemarau di Jateng Diprediksi Juli dan Agustus 2024, Waspada Cuaca Ekstrem

Puncak Kemarau di Jateng Diprediksi Juli dan Agustus 2024, Waspada Cuaca Ekstrem

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com