Jalan Penghubung Buton Selatan-Baubau Tertutup Longsor - Kompas.com

Jalan Penghubung Buton Selatan-Baubau Tertutup Longsor

Kontributor Baubau, Defriatno Neke
Kompas.com - 12/06/2017, 18:26 WIB
Dok ilustrasi longsor

BUTON SELATAN, KOMPAS.com – Jalan penghubung antara Kabupaten Buton Selatan dengan Kota Baubau Sulawesi Tenggara tertutup longsor, tepatnya di Kelurahan Katilombu, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan.

“Saya habis shalat subuh, saya duduk di depan rumah. Tiba-tiba saya dengar suara bunyi, saya kira ada mobil yang jatuh setelah saya lihat ternyata tanah ini sudah longsor turun ke bawah,” kata seorang warga, La Ode Saidu, Senin (12/6/2017).

Ia menduga, longsor disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan debit air menjadi lebih banyak di dalam tanah. Akibat longsoran tersebut, kendaraan baik roda dua maupun empat tidak bisa melewatinya.

(Baca juga: Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Tertimbun Longsor di Ambon)

Berdasarkan pantauan, longsor terjadi di beberapa desa dan kelurahan di Kabupaten Buton Selatan, seperti di Desa Pogalampa. Di desa tersebut, jalan masih bisa dilalui kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan, La Ode Mahanu mengatakan, di sepanjang jalan Kabupaten Buton Selatan terdapat enam titik tanah longsor.

“Selama ini tidak pernah terjadi tanah longsor. Baru kali ini terjadi lokasi tanah longsor. Ada enam titik tanah longsor, ada juga rawan untuk kendaraan,” ujar La Ode Mahanu.

(Baca juga: Hujan Deras di Tolitoli, 20 Titik Longsor Tutup Jalan Trans Sulawesi)

Ia menambahkan, tanah longsor terjadi akibat pengaruh hujan selama dua pekan berturut-turut. Ditambah penggundulan hutan akibat penebangan kayu di pegunungan Kecamatan Sampolawa, membuat daerah resapan air berkurang dan rawan longsor. 

Kompas TV Jalur Sitinjau Lauik Banyak Tikungan dan Menanjak

PenulisKontributor Baubau, Defriatno Neke
EditorReni Susanti
Komentar