Editor
KOMPAS.com - Gunung Slamet yang merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa memang menyimpan banyak pesona alam, salah satunya adalah telaga.
Beberapa telaga di Gunung Slamet juga telah dikenal masyarakat sebagai pilihan destinasi wisata alam.
Baca juga: Sejarah Letusan Gunung Slamet serta Siklus Lima Tahunan Jelang Pemilu
Selain karena suasananya yang sejuk, telaga yang ada di kaki Gunung Slamet ini juga masih sangat asri.
Sehingga banyak wisatawan yang berkunjung untuk bermain air, sekaligus menikmati suasana di kaki gunung yang berjuluk atap Jawa Tengah ini.
Baca juga: Panduan Wisata Lokawisata Baturraden Banyumas di Kaki Gunung Slamet
Setidaknya terdapat tiga telaga di kaki Gunung Slamet yang dapat Anda kunjungi untuk berwisata atau sekadar mencari tempat untuk relaksasi.
Berikut adalah tiga lokasi telaga di kaki Gunung Slamet yang dapat menjadi tempat untuk healing, yang dirangkum Kompas.com dari berbagai sumber.
Baca juga: Mengenal Gunung Slamet, Gunung Tertinggi Kedua di Pulau Jawa yang Dijuluki Atapnya Jawa Tengah
Suasana tenang di Telaga Sunyi Baturraden.Telaga Sunyi adalah sebuah telaga di kaki Gunung Slamet yang lokasinya masuk ke kawasan Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Air di telaga yang berbentuk kolam alami ini sangat jernih dan segar karena berasal dari mata air Gunung Slamet.
Tapi wisatawan jangan terkecoh karena walau bagian dasarnya dapat terlihat, ternyata kedalaman Telaga Sunyi dapat mencapai enam meter.
Sehingga tidak heran jika telaga ini menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto di dalam air.
Walau begitu, pengelola mengimbau agar wisatawan yang ingin berenang untuk berhati-hati dan mempersiapkan kondisi fisik karena selain cukup dalam, air telaga juga sangat dingin.
Selain itu, wisatawan tidak disarankan berenang ketika cuaca hujan meski telah mahir berenang untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Sementara bagi wisatawan yang tidak bisa berenang dapat bermain air di bagian yang dangkal, dan selalu diawasi oleh pendamping.
Jika ingin berkunjung, wisata Telaga Sunyi buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB dengan harga tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang.
Pengunjung bersampan di Telaga Kumpe, di kaki Gunung Slamet sambil menikmati keindahan alam dan kesejukan udara. Telaga Kumpe adalah sebuah telaga di kaki Gunung Slamet yang lokasinya masuk ke kawasan Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.
Nama telaga ini cukup unik karena diambil dari nama tanaman kumpe yang hanya tumbuh di sekitar telaga dan daerah Kaligua, Brebes saja.
Wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas menarik di Telaga Kumpe, mulai dari berfoto, bersantai di gazebo, atau menaiki sampan mengelilingi telaga.
Bagi yang gemar berwisata kuliner, di sekitar telaga juga terdapat warung yang menjajakan makanan dan minuman untuk disantap sambil menikmati pemandangan dan udara yang sejuk.
Jika ingin berkunjung, wisata Telaga Kumpe buka setiap hari dengan harga tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang. Harga tiket ini dapat berubah sewaktu-waktu.
Telaga Ranjeng adalah sebuah telaga di kaki Gunung Slamet yang lokasinya masuk ke kawasan Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Telaga ini berada di ketinggian 1200 mdpl, sehingga wisatawan dapat menikmati udara yang sejuk dan panorama alam yang memesona.
Keunikan lain dari Telaga Ranjeng adalah banyaknya ikan yang jinak, namun oleh warga setempat dianggap keramat.
Pasalnya tidak pernah ada warga setempat yang memelihara atau menebar benihnya, namun ikan-ikan tersebut secara tiba-tiba telah ada di dalam telaga.
Selain itu, menurut cerita warga setempat, konon Telaga Ranjeng dahulu merupakan tmepat mandi bagi para tokoh kerajaan di Jawa.
Sumber:
visitjawatengah.jatengprov.go.id
regional.kompas.com (Dini Daniswari)