Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Kompas.com - 21/05/2024, 20:10 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Video seorang warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipukul menggunakan kayu berukuran besar di kedua tangannya viral di media sosial (medsos).

Pria yang menjadi korban pemukulan diketahui bernama Lukas Nitbani (36), asal Kelurahan Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Tak terima dipukul pakai kayu hingga pingsan, Lukas melaporkan kejadian itu ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Maulafa.

Baca juga: Video Viral Pj Bupati Kupang Marahi 2 ASN karena Swafoto Saat Upacara Bendera

Lukas melaporkan Adi Nurukapi, pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, sebagai pelaku penganiayaan.

Saat ditemui sejumlah wartawan di Markas Polsek Maulafa, Selasa (21/5/2024), Lukas mengaku dipukul karena dituduh mencuri sepeda motor temannya bernama Apolos Bani.

Lukas menuturkan, kejadian itu bermula ketika dirinya pergi ke rumah temannya Apolos Bani di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa pada Sabtu (18/5/2024).

Saat tiba, Apolos mengajaknya pesta minuman keras jenis laru putih. Tak lama kemudian, Lukas pamit pulang ke rumahnya.

"Waktu pamit, saya pinjam sepeda motor Apolos. Tapi di jalan, motor habis bensin," ungkap Lukas.

Karena dalam kondisi mabuk, dia lalu memarkir sepeda motor itu dan memilih berjalan kaki ke rumah kerabatnya yang masih di wilayah Kelurahan Sikumana.

Baca juga: Video Viral Pajero Dipasangi Senapan Mesin di Kap, Polisi Pastikan Benda Itu Mainan

Apolos yang menunggu sepeda motornya belum kembali menyusul Lukas yang sedang tertidur di rumah kerabatnya.

Apolos menanyakan keberadaan sepeda motornya, tapi tak dijawab Lukas, karena lupa posisi motor. Saat itu Lukas masih mabuk minuman keras.

Kemudian, Lukas menjawab bahwa sepeda motor itu berada di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak.

Lalu, Apolos dan Lukas bersama-sama mencari tapi tak menemukan sepeda motornya.

"Kami lalu kembali ke Sikumana, di sana anak-anak sampaikan bahwa motornya ada di depan kantor Polsek Maulafa," kata Lukas.

Setelah itu, Lukas dibawa ke rumah Apolos. Ketika tiba, pelaku Adi Nurukapi sudah berada di depan rumah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com