Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengamuk, ODGJ di Lampung Tengah Bunuh Nenek Penderita Stroke

Kompas.com - 21/05/2024, 10:28 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Seorang nenek berusia 77 tahun di Lampung Tengah tewas dibunuh pemuda yang mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ), Minggu (19/5/2024). 

Korban bernama Ngadinem, warga Kampung Sribasuki, Kecamatan Kalirejo, dan pelaku diketahui bernama Suwarjo (34). 

Jasad korban ditemuka di atas tempat tidur dengan luka parah di bagian leher. Menurut polisi, Suwarjo menghabisi nyawa korban memakai golok.

Baca juga: Tidak Dibelikan Motor, Pria Diduga ODGJ Bunuh Ibu Kandung di Sukabumi

"Korban diduga tewas karena dibunuh Suwarjo (34), salah satu warganya yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) yang sedang mengamuk," kata Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, dilansir dari Tribunnews.com. 

Korban sakit stroke

Menurut warga, korban diketahui telah lama mengidap sakit stroke. Diduga pelaku menganiaya korban saat tertidur di kamar.  

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh salah satu warga bernama Waginem (55) yang hendak berkunjung ke rumah korban. 

Namun Waginem terkejut karena korban telah tewas di kamar. Waginem lalu melaporkan kejadian itu ke warga lainnya. 

"Korban diduga tewas karena dibunuh Suwarjo (34), salah satu warganya yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) yang sedang mengamuk," kata Umar, Kepala Kampung Sribasuki. 

Sementara itu, pelaku yang sempat jalani rehabilitasi di RSJ Kalimantan selama 2 tahun itu segera ditangkap tak jauh dari rumah korban. 

Pelaku juga mengaku golok yang ditemukan polisi adalah miliknya. Saat ini masih mendalami kasus itu dan ingin memastikan kondisi kejiwaan pelaku.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Motif ODGJ di Lampung Bunuh Nenek, Pelaku Diduga Mengamuk dan Bawa Golok ke Rumah

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com