Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengalami Pendarahan, 1 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat

Kompas.com - 21/05/2024, 09:33 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Satu calon jemaah haji asal Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) bernama Sukasih Handayani terpaksa gagal berangkat karena mengalami pendarahan.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Ahmad Farid mengatakan, penundaan keberangkatan tersebut karena yang bersangkutan pendarahan lambung.

Baca juga: Tak Lakukan Pelunasan, 289 Calon Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat Tahun ini

"Betul, mengundurkan diri," jelas Farid saat dikonfirmasi kompas.com, Selasa (21/5/2024).

Dia menjelaskan, perempuan yang berasal dari Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang itu awalnya masuk kelompok terbang (kloter) 45 KBIH NU.

"Dia menunda tahun depan," kata dia.

Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, maka jemaah haji tersebut keberangkatannya ditunda hingga kondisinya membaik.

"Tidak ada yang menggantikan," terangnya.

Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Semarang, Mawardi mengatakan, sebanyak 1.956 jemaah haji akan berangkat dari Kota Semarang.

"Total jemaah haji insyaallah yang berangkat 1.956 orang," kata dia.

Untuk jemaah haji yang berangkat dari Kota Semarang paling tua umur 94 tahun dan paling muda umur 18 tahun.

"Prioritas haji yang diberangkatkan untuk lansia 56 tahun ke atas," terang Mawardi.

Baca juga: 17 Calon Haji Embarkasi Surabaya Batal Berangkat, Ada yang Diturunkan dari Pesawat karena Sesak Napas

Jemaah haji dari Kota Semarang dijadwalkan berangkat mulai 22 Mei 2024 sekitar pukul 14.00 WIB sudah masuk asrama haji di Islamic Center Manyaran, Kota Semarang.

"Itu kloter 42 gabugan dengan Kendal. Berangkat dari Islamic Center," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com