Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Heboh Hoaks Perampokan Klinik di Padang, Polisi Dituduh Aniaya Pelaku

Kompas.com - 01/05/2024, 16:28 WIB
Perdana Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com-Polisi dituduh menganiaya terduga perampok klinik kecantikan di Padang, Sumatera Barat, yang ternyata hoaks untuk konten media sosial.

Terduga pelaku K yang diinterogasi penyidik Polresta Padang menyebut dianiaya sehingga mengalami retak tulang dada.

"Terduga pelaku membuat di status WhatsApp mengalami retak tulang dada. Ternyata itu tidak benar," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah yang dihubungi Kompas.com, Rabu (1/5/2024).

Baca juga: Heboh Perampokan Klinik Kecantikan di Padang, Hoaks untuk Konten Medsos

Dedy mengatakan saat dicek di Semen Padang Hospital, hasil rontgen memperlihatkan tidak ada keretakan tulang dada.

Menurut Dedy, pihaknya telah meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan, namun belum hadir memenuhi panggilan.

"Sudah kita minta klarifikasi tapi datang. Nanti kita bisa ambil jalur hukum," kata Dedy.

Dedy mengatakan K bisa dijerat Undang-Undang ITE karena menyebarkan berita bohong.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang menyebutkan adanya aksi perampokan di klinik kecantikan A, Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Baca juga: Pemerintah Kota Padang Bakal Naikkan Dana Bantuan Parpol 100 Persen

Video tersebut kemudian ternyata sudah dihapus ketika timbul polemik dengan pihak kepolisian.

Dedy Adriansyah menyebutkan setelah video viral di sebuah akun instagram, pihaknya kemudian mendatangi klinik kecantikan itu.

"Sekitar 10 menit setelah video diunggah, tim Reskrim Klewang turun ke lokasi," kata Dedy.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Guru di Kalsel Ditikam Saat Berangkat Mengajar, Pelakunya Sang Kekasih

Guru di Kalsel Ditikam Saat Berangkat Mengajar, Pelakunya Sang Kekasih

Regional
552 Hewan Kurban di Jateng Terinfeksi Cacing Hati, Ini Penyebabnya

552 Hewan Kurban di Jateng Terinfeksi Cacing Hati, Ini Penyebabnya

Regional
Resmi Didukung PKB-Nasdem di Pilkada, Bupati Blora Masih Penjajakan dengan Parpol Lain

Resmi Didukung PKB-Nasdem di Pilkada, Bupati Blora Masih Penjajakan dengan Parpol Lain

Regional
Mengintip Desa Digital Sepakung di Semarang, dari Daerah Tertinggal Jadi Melek Teknologi

Mengintip Desa Digital Sepakung di Semarang, dari Daerah Tertinggal Jadi Melek Teknologi

Regional
Polres Lombok Barat Tangkap Pengedar Sabu di Batulayar

Polres Lombok Barat Tangkap Pengedar Sabu di Batulayar

Regional
PDI-P Sukoharjo Jalin Koalisi dengan Gerindra di Pilkada 2024, Meski Bisa Usung Calon Sendiri

PDI-P Sukoharjo Jalin Koalisi dengan Gerindra di Pilkada 2024, Meski Bisa Usung Calon Sendiri

Regional
Dipercaya Punya Banyak Khasiat, Ratusan Warga Demak Berebut Minyak Jamas Pusaka Sunan Kalijaga

Dipercaya Punya Banyak Khasiat, Ratusan Warga Demak Berebut Minyak Jamas Pusaka Sunan Kalijaga

Regional
'Endorse' Situs Judi 'Online', 2 Selebgram di Lampung Diciduk

"Endorse" Situs Judi "Online", 2 Selebgram di Lampung Diciduk

Regional
KKB Tembak Tukang Ojek di Puncak Jaya

KKB Tembak Tukang Ojek di Puncak Jaya

Regional
Tipu Calon Pekerja Migran Rp 47 Juta, Perempuan di Lombok Ditangkap

Tipu Calon Pekerja Migran Rp 47 Juta, Perempuan di Lombok Ditangkap

Regional
PNS yang Diduga Ada di Video Asusila Mirip Sekda Taput Pindah Tugas dari Sumut ke Jabar

PNS yang Diduga Ada di Video Asusila Mirip Sekda Taput Pindah Tugas dari Sumut ke Jabar

Regional
Libur Sekolah, Penumpang di Bandara Lampung Diprediksi Meningkat 1.000 Orang

Libur Sekolah, Penumpang di Bandara Lampung Diprediksi Meningkat 1.000 Orang

Regional
Sakit Hati Ditelantarkan, Anak di Kebumen Bunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau

Sakit Hati Ditelantarkan, Anak di Kebumen Bunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau

Regional
Solo Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Gibran: Siap, 2 Kali Pengalaman ASEAN Para Games

Solo Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Gibran: Siap, 2 Kali Pengalaman ASEAN Para Games

Regional
5 Kecamatan di Magelang Rentan Kekeringan Saat Musim Kemarau

5 Kecamatan di Magelang Rentan Kekeringan Saat Musim Kemarau

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com