Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siswi SMA di Kupang Melahirkan, Bayi Disembunyikan dalam Koper

Kompas.com - 24/04/2024, 18:54 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - DN (17), siswi salah satu sekolah menengah atas (SMA), melahirkan di kamar kosnya yang beralamat di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bayi yang dilahirkannya sendiri itu akhirnya meninggal. Jenazah bayi itu disembunyikan di dalam koper miliknya.

Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung mengungkapkan bagaimana kasus ini terungkap.

Baca juga: Pria 20 Tahun di Maluku Tengah Cabuli Siswi SMP, Terungkap Setelah Korban Melahirkan

Diakuinya, pemilik kos melaporkan kejadian itu ke Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Oesapa Barat Aipda Aspar.

"Informasi warga kepada Bhabinkamtibmas Oesapa Barat, yang diteruskan juga kepada piket Polsek Kota Lama, bahwa adanya salah satu penghuni kamar kos yang diduga melahirkan bayi seorang diri di dalam kamar kos," kata Aldinan, Rabu (24/4/2024) petang.

Warga, lanjut dia, sudah berupaya meminta DN membukakan pintu tetapi tidak direspons. Kemudian, warga meminta Aipda Aspar datang membantu.

Aspar segera mendatangi lokasi kejadian. Bersama warga mereka mendekati DN dan memintanya jujur.

DN yang dalam kondisi lemas akibat pendarahan menunjuk ke arah koper tempat bayi itu disimpan.

Baca juga: Istri Melahirkan di RS, Oknum Polisi di Surabaya Cabuli Anak Tiri Selama 4 Tahun

Saat diperiksa, ternyata bayi itu sudah meninggal. DN bersama bayinya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang.

"DN ini diduga melahirkan bayinya seorang diri. Karena takut akhirnya dia membiarkan bayinya meninggal karena tak terurus," kata Aldinan.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kejadian tersebut. Sejumlah pihak terkait ikut diperiksa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com