Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Kompas.com - 23/04/2024, 22:05 WIB
Dian Ade Permana,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com - Mobil Toyota Calya H 1280 Y mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ungaran-Bawen tepatnya di depan PT. Purinusa Harjosari, Kecamatan Bawen. Kabupaten Semarang, Selasa (23/4/2024) pukul 13.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Arpan mengatakan mobil yang mengalami kecelakaan tersebut dikendarai Iwan (56) warga Semarang Barat, Kota Semarang.

Baca juga: Kecelakaan Bus Wisatawan di Bantul, Uji KIR Mati Sejak 2020

"Mobil Toyota Calya melaju dari arah Semarang menuju Bawen, sesampainya di lokasi kejadian menghindari sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya dan mencoba mengerem," paparnya.

Namun karena rem tidak berfungsi, pengemudi mobil mencoba mengarahkan ke kanan. Di saat yang sama, ada Honda Beat H 4682 PI yang dikendarai Aldo (18) warga Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

"Motor sedang berhenti hendak belok ke arah PT Purinusa, dari arah yang sama dengan Mobil Calya, yaitu dari arah Ungaran ke Bawen, sehingga sepeda motor tersebut ditabrak dari belakang," paparnya.

Setelah menabrak sepeda motor tersebut, mobil terus melaju dan masuk ke jalur berlawanan, yakni Bawen ke Semarang. Saat itu, dari arah berlawanan terdapat motor Honda Beat H 4301 AWC yang dikendarai Agung (60) warga Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

"Motor itu menabrak mobil Calya yang sudah masuk jalur dari arah Bawen menuju ke Semarang," ujarnya.

Total kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah satu mobil dan empat sepeda motor. Akibanya, dua orang mengalami luka. 

"Korban yang mengalami luka-luka dibawa ke RS Ken Saras untuk mendapat perawatan. Untuk dua kendaraan lain tidak berkenan ditangani dan pulang untuk rawat jalan," jelas dia.

Arpan mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi rambu dan arahan di jalan raya.

"Selain itu juga memperhatikan kesiapan fisik maupun kondisi kendaraan, selalu lakukan perawatan rutin sehingga kendaraan selalu dalam kondisi layak untuk dikendarai," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Regional
Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Regional
Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Regional
Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Regional
Status Gunung Kelimutu Naik dari Level Normal ke Waspada

Status Gunung Kelimutu Naik dari Level Normal ke Waspada

Regional
Kawah Panas Bumi Erupsi, Aktivitas Pertanian dan Pariwisata Dihentikan Sementara

Kawah Panas Bumi Erupsi, Aktivitas Pertanian dan Pariwisata Dihentikan Sementara

Regional
Mobil Angkut BBM di Kupang Terbakar dan Tabrak Pagar Pos Polisi

Mobil Angkut BBM di Kupang Terbakar dan Tabrak Pagar Pos Polisi

Regional
Tim SAR Terus Cari 10 Warga Tanah Datar yang Terseret Banjir Lahar

Tim SAR Terus Cari 10 Warga Tanah Datar yang Terseret Banjir Lahar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com