Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ridwan Kamil Pastikan Upacara Peringatan Kemerdekaan 2024 Sudah Bisa Digelar di IKN

Kompas.com - 23/04/2024, 09:00 WIB
Teuku Muhammad Valdy Arief

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com-Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2024 dipastikan Ridwan Kamil bakal berlangsung di Ibu Kota Negera (IKN) Nusantara.

Kurator pembangunan IKN Nusantara Ridwan Kamil menyatakan fasilitas di ibu kota baru sudah siap untuk diselenggarakannya upacara kenegaraan.

“Kalau tidak ada halangan, Agustus (2024) kita upacara di sana (IKN),” kata Ridwan dalam program Beginu.

“Saya sebagai kurator sudah mengecek, secara ilmiah, terkejar (untuk dilaksanakan Upacara 17 Agustus),” sambung Ridwan.

Baca juga: Upaya Ridwan Kamil Pastikan IKN Nusantara Tak Jadi Kota Gagal

Ridwan menyatakan, pada Agustus 2024, pembangunan tahap satu IKN Nusantara ditargetkan selesai.

Artinya, kantor-kantor kementerian utama, Kantor Presiden, Istana Presiden, alun-alun, dan kawasan sumbu kebangsaan sudah rampung dibangun.

Dalam waktu bersamaan, hotel-hotel yang dibangun swasta di kawasan tersebut juga sudah selesai.

Ridwan menuturkan, pada malam sebelum upacara 17 Agustus di IKN Nusantara, Presiden Joko Widodo juga bakal menggelar renungan suci di Plaza Pahlawan.

 

Situs yang pembangunannya melibatkan pematung tersohor Nyoman Nuarta dibuat sebagai simbol penghormatan pahlawan.

Ada patung Proklamator, Soekarno-Hatta, yang diselimuti bangunan menyerupai Burung Garuda di Plaza Pahlawan IKN Nusantara.

Ada pula api abadi yang dinyalakan dalam kompleks monumen itu.

“Api abadi menyimbolkan Indonesia itu abadi selama Pancasila kita jaga, sila ketiganya kita jaga,” sebut Ridwan.

Baca juga: Terus Berlanjut, Ini Progres Pembangunan Seluruh Hunian di IKN

Akan ada pula tiang setinggi 45 meter untuk mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar di IKN Nusantara.

Untuk pelaksanaan upacara, nanti akan ada payung dalam jumlah banyak dibuat menjadi peneduh undangan yang hadir.

Ridwan mengatakan, Jokowi sudah meminta payung-payung khas Bali dirangkai sedemikian sehingga bisa meneduhkan undangan Upacara Peringatan Kemerdekaan.

“Nanti kebayang enggak, tamu-tamu undangan upacara bendera terus yang warna-warna itu ada yang emas ada kayak di Bali,” sebut Ridwan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com