Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Kompas.com - 22/04/2024, 15:57 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Penusuk sopir Batik Solo Trans (BST) di Halte RS UNS Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, akhirnya diamankan polisi.

Kasus penusukan sopor BST itu terjadi pada Kamis (4/4/2024), sekitar pukul 10.50 WIB, berawal saat BST yang dikemudikan korban inisial AY (57), menyerempet korban saat hendak berhenti di Halte RS UNS.

Pelaku berinisial AR (37) warga Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (SIY), yang sedang mengendarai sepeda motor tak terima atas kejadian tersebut. Dan langsung menusuk korban. 

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian Asal Karanganyar Ditangkap, Motif Ingin Kuasai Harta Korban


Baca juga: Kasus Penemuan Mayat Wanita di Polokarto Sukoharjo Dipastikan Korban Pembunuhan, 15 Orang Diperiksa, Jasad Diduga Sudah 5 Hari

Pelaku mencoba menghilangkan barang bukti

Setelah kejadian ini, Polres Sukoharjo lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta barang bukti rekaman CCTV BST.

"Hasil rekaman CCTV, setelah kejadian penusukan. Pelaku, kemudian memasukkan pisau ke saku jaket sebelah kiri, selanjutnya setelah melakukan perbuatan tersebut pelaku langsung keluar dari bus BST," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, Senin (22/4/2024).

Pelaku sempat mengabarkan dan mengaku telah menusuk korban kepada istrinya melalui WhatsApp. Selain itu, selama buron, pelaku disebut sempat mencoba menghilangkan barang bukti. 

Baca juga: Hasil Rekonstruksi Kasus Pria Timbun Jasad Istri di Makassar, Ada 51 Adegan, Korban Dianiaya Selama 3 Hari

AR sempat mengubah warna sepeda motor B 4902 SHY berwarna putih hitam menjadi merah hitam. Lalu, membakar jaket yang dia kenakan saat kejadian. Dia juga mengubur pisau di kebun belakang rumahnya

"Pisau lipat dikubur pelaku di kebun belakang rumah Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul," katanya. 

Kemudian terkait penangkapan pelaku, aparat kepolisian sempat mendatangi rumah pelaku dan hanya menemui istri dan saudaranya.

"Penyidik membawa keduanya ke Polres Sukoharjo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selang satu hari kemudian pelaku menyerahkan diri dengan mendatangi Polres Sukoharjo," jelasnya. 

Pelaku imbuhnya, dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUH Pidana, diancam dengan pidana penjara paling lama tahun 8 bulan.

Baca juga: Motif Duel Maut 2 Pemuda di Banyumas, Bermula Saling Tantang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Regional
Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Regional
Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Regional
Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Regional
Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Regional
Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com