Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siswi SD di Banyumas Tewas Kecelakaan, 2 Kali Ditabrak Pemotor yang Berbeda di Depan Sekolah

Kompas.com - 21/03/2024, 15:16 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - BAM (8), meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan di jalan umum Desa Asegaran, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah pada Senin (18/3/2024) pukul 09.00 WIB.

Korban tertabrak di depan sekolahnya sendiri, SDN 1 Kasegaran, Cilongok.

BAM ditabrak dua kali oleh pemotor yang berbeda. Bahkan, pemotor kedua kabur setelah menabrak korban.

Kasus tersebut berawal saat AS mengendarai motor Honda Supra melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.

Baca juga: Cerita Pembuat Parsel di Banyumas Jelang Lebaran, Kebanjiran Order hingga Tolak Pesanan

Saat di tempat kejadian perkara, muncul korban yang berjalan kaki dari arah utara ke selatan.

"Karena jarak sudah dekat maka terjadilah kecelakaan pertama. Selanjutnya penyebrang jalan terpental ke tengah jalan. Bersamaan dengan itu searah di belakang Honda Supra X melaju sepeda motor yang tidak dikenal kemudian menabrak bocah tersebut," ujar Kanit Gakkum, Iptu Susanto kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (19/3/2024).

Bukannya berhenti, pemotor kedua yang tak diketahui identitasnya itu kabur meninggalkan lokasi ke arah timur.

Sementara korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini kasus tersebut masih ditangani pihak kepolisian.

Baca juga: Warga Banyumas, Waspada Hujan dan Angin Kencang hingga 18 Maret

Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul KRONOLOGI Tabrak Lari Tewaskan Bocah 8 Tahun di Cilongok Banyumas, Ditabrak 2 Kali

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Regional
Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Regional
 Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi 'Nyagub' di Pilkada Jateng

Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi "Nyagub" di Pilkada Jateng

Regional
Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Regional
Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Regional
Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Regional
2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

Regional
Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Regional
Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Regional
Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Regional
Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Regional
Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com