Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Temukan Selisih Suara Tak Wajar, KPU Jateng Lakukan Perbaikan Data Ekstrem di Sirekap

Kompas.com - 20/02/2024, 20:07 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Tim Hukum Anies-Muhaimin, Listiani melaporkan penggelembungan suara hingga 599.088 suara di Jawa Tengah ke Bawaslu Jateng.

Selisih angka tak wajar itu ditemukan di 105 TPS di 26 kabupaten/kota.

Komisioner KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro mengakui adanya selisih jumlah suara yang ektrem di Sirekap yang terkadang melebihi jumlah data pemilih tetap (DPT).

Diduga sistem Sirekap kurang akurat dalam membaca angka suaran dalam foto C hasil salinan yang diunggah oleh KPPS.

Baca juga: Sirekap Bermasalah, Mahfud MD: Kok Bisa Amburadul Begitu?

 

"(Ada kekeliruan sistem?) Kalau di dalam sistem saya tidak paham karena saya bukan orang IT, tapi ada kejadian memang, (selisih) datanya ekstrem. Datanya tidak klop. Itu dilakukan perbaikan kembali dengan melihat foto aslinya," ujar Paulus ditemui di Kantor Bawaslu Jateng, Selasa (20/2/2024).

Paulus menjelaskan, hal ini terjadi karena banyak faktor. Namun dia memastikan kekeliruan data suara itu kini telah diperbaiki.

"Bisa jadi kualitas hp juga mempengaruhi saat dibaca oleh sistem, jadi tidak terbaca secara sempurna. Sehingga ada banyak faktor, saya tidak bisa komentar satu-satu, intinya kami sudah melakukan perbaikan melihat data asli yang manual," tegasnya.

Lebih lanjut, dia meminta agar publik tidak mengkhawatirkan hal ini karena pihaknya melakukan penghitungan suara secara manual untuk real count yang dilakukan oleh PPK.

Sementara Sirekap hanya digunakan untuk transparasi data pemilu di mana publik dapat memantau foto hasil C salinan yang diunggah KPPS dan perkembangan perolehan suara berkala.

"Kami sudah selesai melakukan perbaikan data ekstrem. Bukan Sirekapnya, tapi data ekstremnya. Sehingga hari ini skors (Sirekap) sudah dicabut, dan rekap di PPK dilanjutkan," tuturnya.

Baca juga: Bawaslu Jateng Gelar Sidang Aduan Timnas Amin soal 502 Ribu DPT Bermasalah

Sebelumnya, Tim Hukum Amin, Listiani melaporkan temuan itu ke Bawaslu Jateng.

Kini Bawaslu menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administrasi di Selasa (20/2/2024) bersama Tim Hukum Amin dan KPU Jawa Tengah.

Sidang kali untuk menindaklanjuti laporan 502 ribu DPT bermasalah. Berikutnya, aduan lainnya juga akan diproses oleh Bawaslu.

"Per hari ini itu 599.088 penggelembungan suara dari 26 kabupaten/kota di Jateng, dari 105 TPS. Mayoritas masuk di 02 dan angkanya fanfastis, setiap TPS itu bisa 600-800 suara dan kami ingin melanjutkan masalah ini, sebetulnya udah ranah penipuan sih," tegas Listiani.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubernur Banten Terbitkan SE soal WFH Usai Libur Lebaran

Pj Gubernur Banten Terbitkan SE soal WFH Usai Libur Lebaran

Regional
KDRT di Magelang, Istri Dianiaya Suami, 2 Anaknya Histeris

KDRT di Magelang, Istri Dianiaya Suami, 2 Anaknya Histeris

Regional
Identitas Mayat Perempuan dengan Wajah Tertutup Plastik Terungkap, Warga Karanganyar

Identitas Mayat Perempuan dengan Wajah Tertutup Plastik Terungkap, Warga Karanganyar

Regional
Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang

Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang

Regional
Walhi Bengkulu: Hentikan Rencana Penambangan Emas di Kabupaten Seluma

Walhi Bengkulu: Hentikan Rencana Penambangan Emas di Kabupaten Seluma

Regional
Warga Mukomuko Diancam Bui 3 Bulan Jika Lepas Hewan Ternak ke Jalan

Warga Mukomuko Diancam Bui 3 Bulan Jika Lepas Hewan Ternak ke Jalan

Regional
Suami, Istri, dan 2 Anaknya Ditemukan Tewas di Mobil Terjebak Lumpur di Jambi

Suami, Istri, dan 2 Anaknya Ditemukan Tewas di Mobil Terjebak Lumpur di Jambi

Regional
TNI AU Sediakan Pesawat Gratis untuk Prajurit AU Kembali ke Perbatasan

TNI AU Sediakan Pesawat Gratis untuk Prajurit AU Kembali ke Perbatasan

Regional
Cerita Penumpang Terpaksa Menginap di Terminal Purwokerto karena Bus Telat akibat Terjebak Macet

Cerita Penumpang Terpaksa Menginap di Terminal Purwokerto karena Bus Telat akibat Terjebak Macet

Regional
Urai Macet Ajibarang, Polisi Terapkan Pengalihan Arus hingga 'One Way'

Urai Macet Ajibarang, Polisi Terapkan Pengalihan Arus hingga "One Way"

Regional
Puncak Kunjungan Wisatawan di Demak Diprediksi 16 April, Obyek Wisata Religi Jadi Fokus Pengamanan

Puncak Kunjungan Wisatawan di Demak Diprediksi 16 April, Obyek Wisata Religi Jadi Fokus Pengamanan

Regional
Libur Lebaran 2024, 17.000 Wisatawan Melancong ke Sabang

Libur Lebaran 2024, 17.000 Wisatawan Melancong ke Sabang

Regional
Penangkapan Buronan Kasus Pembakaran Rumah, Mobil Polisi Malah Dirusak Warga

Penangkapan Buronan Kasus Pembakaran Rumah, Mobil Polisi Malah Dirusak Warga

Regional
Sekda Keerom Ditetapkan Tersangka Korupsi Bansos 2018 Rp 18,2 Miliar

Sekda Keerom Ditetapkan Tersangka Korupsi Bansos 2018 Rp 18,2 Miliar

Regional
Baru Turun dari Bus di Kapal, Pemudik Palembang Meninggal Dunia

Baru Turun dari Bus di Kapal, Pemudik Palembang Meninggal Dunia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com