Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

32 Pemuda Perguruan Silat di Blora Akan "Sweeping" Bawa Senjata Tajam, Polisi Beri Peringatan Keras

Kompas.com - 31/03/2023, 16:46 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Khairina

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Blora mengamankan 32 pemuda yang berencana melakukan aksi sweeping menggunakan senjata tajam di wilayah Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Aksi tersebut dilakukan para pemuda dengan berkonvoi menggunakan sepeda motor pada Kamis (30/3/2023) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Setelah para pemuda tersebut diamankan polisi di kantor polisi, selanjutnya mereka didata dan sejumlah pengurus perguruan silat serta keluarga mereka kemudian dipanggil ke Mapolres Blora.

Baca juga: Puluhan Pemuda Perguruan Silat Lakukan Aksi Sweeping Bersenjata Tajam di Blora Diamankan Polisi

"Kemudian kita berikan pengertian-pengertian, pemahaman-pemahaman bahwa apapun yang dilakukan itu prinsipnya salah," ucap Kapolres Blora, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fahrurozi di Mapolres Blora, Jumat (31/3/2023).

Fahrurozi mengatakan situasi keamanan dapat dikendalikan karena sebelum mereka melakukan aksi terhadap kelompok perguruan silat lainnya, pihak kepolisian bisa mengamankan para pemuda tersebut.

"Kita masih bersyukur karena belum sempat terjadi, takutnya disesali kalau sempat terjadi, intinya masih bisa kita cegah," kata dia.

Baca juga: Geng Motor Bikin Onar di Tasikmalaya, Warga Sweeping Setiap Malam

"Namun kita berikan peringatan ini yang pertama dan terakhir, agar tidak terulang kembali," imbuh dia.

Sebab, apabila situasi tidak dapat dikendalikan maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk mencegah peristiwa tersebut terulang kembali, pihak kepolisian memanggil para pengurus perguruan silat dan keluarga agar mengetahui perilaku para pemuda tersebut.

"Sifatnya kita bina dan kita kembalikan kepada orangtua, orangtuanya kita undang ke sini supaya tahu kelakukan anak-anaknya, agar tidak terulang kembali. Kalau sampai terjadi lagi ya, akan kita proses hukum, kita tindak tegas," jelas dia.

Sekadar diketahui, dalam video berdurasi sekitar 20 detik, para pemuda dengan mengendarai sepeda motor dengan berkonvoi malam hari, dengan suara yang lantang seolah menantang perguruan silat lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com