Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

400 Pasukan Siaga di Manggarai Barat, Siap Amankan Delegasi KTT G20 yang Berkunjung ke Labuan Bajo

Kompas.com - 15/11/2022, 14:17 WIB
Nansianus Taris,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar apel pasukan dalam rangka pengamanan para delegasi dan pimpinan negara G20 yang rencananya akan berkunjung ke Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Apel yang digelar di halaman Mapolres Manggarai Barat pada Selasa (15/11/2022) itu diikuti oleh jajaran Pemkab Manggarai Barat dan instansi terkait.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Kombes Pol Fedry Widoni mengatakan, meskipun wilayah hukum Polda NTT tidak menjadi tempat perhelatan kegiatan KTT G20, namun pihaknya perlu mengantisipasi apabila ada kepala negara atau delegasi yang datang berkunjung ke Labuan Bajo.

Baca juga: Pemprov Bali Anggarkan Rp 400 Juta untuk Penari yang Sambut Kepala Negara KTT G20

“Untuk itu seluruh anggota di Polres Manggarai Barat maupun instansi terkait harus selalu siap ketika para tamu delegasi berkunjung ke Labuan Bajo," tegas Fedry di halaman Mapolres Manggarai Barat, Selasa siang.

Fedry mengatakan, pihaknya menyiapkan 400 pasukan untuk mengamankan delegasi yang berkunjung ke Labuan Bajo.

"Kami telah menyiapkan 400 pasukan sebagai bentuk antisipasi pengamanan apabila para delegasi berkeinginan mengunjungi Labuan Bajo," katanya.

Baca juga: 720 Personel Polda NTT Diterjunkan Amankan G20 di Bali dan Labuan Bajo

Ia mengungkapkan, pasukan yang disiapkan untuk pengamanan yakni anggota Polres Manggarai Barat, Polres di daerah sekitar Manggarai Barat, Brimob, Sat Polair, Basarnas, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Ia menyebut, Labuan Bajo memang disiapkan menjadi salah satu daerah yang bisa dikunjungi oleh para delegasi KTT G20 usai melaksanakan pertemuan di Bali. Karena itu, sebagai bentuk antisipasi, Polda NTT menyiapkan para pasukan dengan rencana pengamanan.

Nantinya, para personel pengamanan akan disebar di beberapa objek vital, di antaranya di Bandara Komodo, hotel, pelabuhan, dan destinasi wisata, baik di Pulau Komodo maupun Pulau Rinca.

Ia menegaskan, pengamanan dilakukan untuk memberi jaminan keamanan dan keselamatan bagi para tamu penting yang berkunjung ke Labuan Bajo.

“Kita pastikan mereka datang dengan aman dan nyaman. Begitu juga saat berwisata. Sehingga, mereka bisa kembali dengan kesan yang baik dan memutuskan untuk kembali lagi ke sini. Dampaknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manggarai Barat pun bisa meningkat. Tentu semuanya untuk kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

Regional
Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Regional
Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com