Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi dan Presiden UEA Santap Makanan Tradisional di Bandara, Ada Kue Lapis hingga Sosis

Kompas.com - 14/11/2022, 11:13 WIB
Robertus Belarminus

Editor

KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ) sempat menyantap bersama kue dan snack tradisional khas Kota Solo.

Momen tersebut terjadi ketika keduanya berada di holding room Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) Boyolali, pada Senin (14/11/2022).

Direktur Hapsari PRCC, RAy Febri Hapsari Dipokusumo mengatakan, penyediaan kue dan snack tradisional khas Solo tersebut bekerja sama dengan The Sunan Hotel.

"Kami tadi juga mengatur untuk makanan-makanan tradisional, kami bekerja sama dengan The Sunan Hotel," kata Febri, seperti dilansir dari TribunSolo.com.

Baca juga: Usai Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed, Presiden UEA Mampir ke Rumah Presiden Jokowi di Solo

Makanan ringan yang disediakan ini seperti kue lapis dan juga sosis solo.

"Kerja sama tersebut untuk setting di holding room kedua Presiden. Itu semua makanan tradisional," tambah dia.

Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ) diketahui hanya beberapa jam di Solo.

MBZ tiba di Bandara Adi Soemarmo, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali pada pukul 06.25 WIB dengen pesawat United Arab Emirates warna putih.

Disambut Presiden Jokowi dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri.

Tak banyak yang dilakukan di sana. Setelah melewati karpet merah, MBZ didampingi Jokowi langsung masuk ke dalam mobil Mercy yang membawanya keluar dari bandara.

Iring-iringan rombongan pergi meninggalkan bandara pada pukul 06.33 WIB yang langsung menuju ke masjid megah Rp 300 miliar yang baru dibangun itu.

Baca juga: Peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed Berlangsung Singkat hingga Tak Ada Sambutan Jokowi, Ganjar: Tidak Bertele-tele

Selepas acara seremonial peresmian, MBZ dijamu oleh presiden di kediaman pribadinya di Kelurahan Sumber, Kota Solo.

Tak lama, MBZ langsung meninggalkan Solo menuju Bandara Adi Sumarmo untuk lepas landas.

Hanya saja, presiden tak mengantar MBZ hingga ke tangga naik pesawat.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Regional
Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Regional
Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Regional
Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com