Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Isran Noor Sebut Nilai Ekspor Batu Bara Kaltim Melebihi Biaya Pembangunan IKN Nusantara

Kompas.com - 28/09/2022, 12:30 WIB
Ahmad Riyadi,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SAMARINDA, KOMPAS.com– Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor mengatakan bahwa hasil ekspor batu bara di wilayahnya sangat menjanjikan. Bahkan dalam hitungannya, nilai ekspor tersebut bisa melebihi rencana biaya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di Samarinda pada Selasa (27/9/2022), Isran menyampaikan bahwa biaya pembangunan IKN sebesar Rp 466 triliun.

Baca juga: Melihat Letak Strategis Banjarmasin sebagai Penyangga bagi IKN

Pembangunan IKN telah berjalan yang sebagian biayanya menggunakan APBN. Pemerintah juga membuka peluang bagi investor untuk memenuhi target dana pembangunan.

Menurut Isran, jika pembangunan IKN diserahkan ke Kalimantan Timur maka untuk memenuhi biaya pembangunan tersebut bisa menggunakan dana dari hasil ekspor batu bara yang nilainya bisa mencapai sekitar 40.000 miliar dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 500 triliun lebih.

"Sudah lebih Rp 500 triliun kalau mau hitungan kayu api. Nah biaya pembangunan Ibu kota hanya Rp 466 triliun. Kalau mau hasil ekspor itu melebihi rencana pembangunan," tutur Isran.

Ia melanjutkan, penggunaan dana APBN untuk IKN hanya dibatasi sekitar 20 persen atau Rp 100 triliun lebih. Untuk itu perlu adanya investor agar target dana pembangunan IKN dapat terpenuhi.

"Padahal dalam dana APBN, rencana pemerintah dana itu hanya 20 persen, sekitar Rp 100 triliun," ungkapnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Hilang Beberapa Hari, Satu dari Tiga Pria Tenggelam di Cisanggarung Ditemukan Mengapung di Sungai

Hilang Beberapa Hari, Satu dari Tiga Pria Tenggelam di Cisanggarung Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Saat Petani Padi Berebut Jadi Buruh Angkut untuk Mencukupi Kebutuhan...

Saat Petani Padi Berebut Jadi Buruh Angkut untuk Mencukupi Kebutuhan...

Regional
Harga Beras Turun, Cabai di Demak Tembus Rp 100.000 per Kilogram

Harga Beras Turun, Cabai di Demak Tembus Rp 100.000 per Kilogram

Regional
Umbul Ngabean di Boyolali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Umbul Ngabean di Boyolali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
4 Kecamatan di Magelang Endemis DBD, Mana Saja?

4 Kecamatan di Magelang Endemis DBD, Mana Saja?

Regional
Santri Tewas Dikeroyok, Polres Lampung Selatan Periksa 11 Saksi

Santri Tewas Dikeroyok, Polres Lampung Selatan Periksa 11 Saksi

Regional
Anak Kecil Lempar Korek Api Dekat Tampungan Bensin, Satu Rumah di Purworejo Terbakar

Anak Kecil Lempar Korek Api Dekat Tampungan Bensin, Satu Rumah di Purworejo Terbakar

Regional
Harga Cabai Melambung, Pedagang Nasi Kurang Porsi Agar Tidak Rugi

Harga Cabai Melambung, Pedagang Nasi Kurang Porsi Agar Tidak Rugi

Regional
Seorang Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Habitat Buaya

Seorang Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Habitat Buaya

Regional
Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2024: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, dan Rute

Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2024: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, dan Rute

Regional
Sejumlah Oknum TNI Serang Polres Jayawijaya, Kapendam: Terbukti Terlibat Kami Sanksi

Sejumlah Oknum TNI Serang Polres Jayawijaya, Kapendam: Terbukti Terlibat Kami Sanksi

Regional
Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau 'Live Instagram' Tawuran

Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau "Live Instagram" Tawuran

Regional
Mengintip Festival Domba di Kebumen, Rebutkan Gelar Raja dan Ratu

Mengintip Festival Domba di Kebumen, Rebutkan Gelar Raja dan Ratu

Regional
Jaga Ketahanan Pangan, Mbak Ita dan TP-PKK Semarang Ajak Masyarakat Tanam Selada dan Cabai

Jaga Ketahanan Pangan, Mbak Ita dan TP-PKK Semarang Ajak Masyarakat Tanam Selada dan Cabai

Regional
Istri yang Potong Alat Kelamin Suami di Muba Serahkan Diri, Motif Kesal Korban Menikah Lagi

Istri yang Potong Alat Kelamin Suami di Muba Serahkan Diri, Motif Kesal Korban Menikah Lagi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com