Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu CPR, Bagaimana Langkah, Teknik, atau Cara Melakukan CPR yang Benar?

Kompas.com - 02/09/2022, 17:21 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria tak sadarkan diri usai berolahraga.

Video yang diunggah oleh salah satu akun TikTok @likermen244 tersebut telah ditonton 3,9 juta kali.

Baca juga: Mengenal CPR, Pertolongan Pertama untuk Christan Eriksen Saat Kolaps di Lapangan

Dari video yang diunggah, tampak seorang pria paruh baya tengah melakukan resusitasi jantung paru (RJP) atau cardiopulmonary resuscitation (CPR) terhadap rekannya yang tak sadarkan diri.

Baca juga: Pertolongan Korban Kecelakaan di Air dengan CPR

Pria itu melakukan gerakan CPR dengan meletakkan kedua tangan di dada rekannya, kemudian melakukan gerakan memompa.

Pria tersebut terus melakukan CPR hingga persis dalam waktu 1 menit, rekannya tersebut akhirnya sadarkan diri.

Lalu, apa itu CPR atau RJP? Bagaimana teknik atau cara melakukan CPR yang benar?

Mengutip website ners.unair.ac.id, RJP atau CPR adalah suatu teknik penyelamatan nyawa untuk mengembalikan sirkulasi aliran darah yang kaya oksigen dan organ lainnya sampai datangnya pertolongan medis.

Orang yang dapat melakukan CPR dianjurkan merupakan orang yang sudah terlatih untuk mencegah kesalahan fatal saat melakukan CPR.

Untuk mempelajari cara melakukan CPR, dapat mengikuti pelatihan CPR dan cara menggunakan external defibrillator (AED).

Bagaimana cara melakukan CPR yang aman dan benar?

Sebelum melakukan CPR, berikut ini hal yang harus diperhatikan:

  • Periksa apakah lingkungan aman bagi orang tersebut
  • Periksa apakah orang tersebut sadar atau tidak sadar
  • Jika orang tersebut tampak tidak sadarkan diri, panggil namanya atau bapak atau ibu dan tanyakan apakah dia baik-baik saja atau tidak dengan suara yang lantang, apabila masih tidak merespons tepuk atau goyangkan bahunya
  • Periksa bagaimana pernapasannya dengan melihat gerakan naik turun dada dan mendengar dan merasakan napasnya selama 10 detik
  • Periksa denyut nadi di pergelangan tangannya
  • Jika orang tersebut tidak merespons dan Anda bersama orang lain yang dapat membantu, mintalah satu orang menelepon 112 atau nomor darurat setempat dan dapatkan AED, jika tersedia
  • Jika berada di rumah sakit dapat teriak CODE BLUE dan laporkan lokasi kejadian sehingga tim pertolongan datang

Cara melakukan CPR

Menurut American Heart Association, menggunakan huruf CAB dapat digunakan untuk membantu orang mengingat urutan melakukan langkah-langkah CPR.

C: Compression (kompresi)

A: Airway (jalan napas)

B: Breathing (bernapas)

1. Kompresi

Kompresi merupakan suatu gerakan menekan bagian dada sedalam 5-6 cm secara konstan.

Kompresi membantu untuk mengembalikan aliran darah ke otak dan bagian tubuh lainnya ketika henti jantung.

  • Letakkan orang itu di punggungnya di atas permukaan yang kokoh
  • Berlututlah di samping leher dan bahu orang tersebut
  • Letakkan telapak tangan bagian bawah (tumit) di atas bagian tengah dada orang tersebut, di antara puting susu
  • Letakkan tangan Anda yang lain di atas tangan pertama.mJaga siku tetap lurus dan posisikan bahu tepat di atas tangan
  • Dorong lurus ke bawah (kompres) dada setidaknya 5 sampai 6 cm. Gunakan seluruh berat badan Anda (bukan hanya lengan Anda) saat melakukan kompresi
  • Dorong keras dengan kecepatan 100 hingga 120 kompresi per menit. American Heart Association menyarankan untuk melakukan kompresi sesuai irama lagu "Stayin' Alive". Biarkan dada melompat kembali (mundur) setelah setiap dorongan
  • Jika Anda belum terlatih dalam CPR, lanjutkan kompresi dada sampai ada tanda-tanda gerakan atau sampai petugas medis darurat mengambil alih. Jika Anda telah dilatih dalam CPR, lanjutkan dengan membuka jalan napas dan menyelamatkan pernapasan

Buka Jalan Napas

Jika Anda terlatih dalam CPR dan Anda telah melakukan 30 kompresi dada, buka jalan napas orang tersebut menggunakan manuver head-tilt, chin-lift.

Letakkan telapak tangan Anda di dahi orang tersebut dan memiringkan kepalanya ke belakang dengan lembut.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

Regional
Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Regional
Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Regional
Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Regional
Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com