Kronologi Geng Motor Asal Cilacap Bikin Onar di Banyumas, Acungkan Senjata Tajam hingga Bikin Warga Ketakutan

Kompas.com - 18/08/2022, 16:51 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Sekelompok remaja asal Cilacap yang membuat onar di Banyumas, Jawa Tengah ternyata berasal dari geng motor berbeda.

Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu menjelaskan, mereka merupakan anggota geng motor Aliansi Timur, Warrior, dan Waton Srawung.

"Awalnya geng motor Warrrior dan Waton Srawung berkumpul di pinggir jalan di kawasan Cilacap Utara pada hari Sabtu (13/8/2022) malam," kata Edy kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: 7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Saat berkumpul mereka mendapat informasi dari anggota Aliansi Timur bahwa sedang ada masalah dengan orang Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Rombongan geng Warrior dan Waton Srawung kemudian janjian bertemu dengan kelompok Aliansi Timur di pertigaan Sampang, Cilacap.

Mereka lantas berangkat menuju Purwokerto mengendarai sepeda motor dengan membawa berbagai senjata tajam.

Sesampainya di Alun-alun Purwokerto Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 03.00 WIB, rombongan yang terdiri dari 30 sepeda motor itu mengacung-acungkan senjata tajam berupa celurit, parang, mandau.

"Sebagian dari kelompok tersebut ada yang berhenti menendang sepeda motor yang parkir di tepi alun-alun, mengambil helm dan merusak jok salah satu sepeda motor milik pengunjung menggunakan senjata tajam," ungkap Edy.

Hal itu mengakibatkan pengunjung dan pedagang yang ada di alun-alun ketakutan berlari menyelamatkan diri.

"Salah satu saksi berlari sampai terjatuh dan mengalami luka di bagian rusuk," ujar Edy.

Diberitakan sebelumnya, polisi berhasil mengamankan 16 anggota geng motor yang membuat onar di Kabupaten Banyumas, Selasa (16/8/2022).

Tujuh di antaranya kini telah ditetapkan menjadi tersangka. Dari tujuh tersangka itu, empat di antaranya masih di bawah umur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Danau Sipin di Jambi: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Danau Sipin di Jambi: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Suzuki Carry Terbakar di Tulungagung, 2 Orang Terluka

Suzuki Carry Terbakar di Tulungagung, 2 Orang Terluka

Regional
Detik-detik Kecelakaan Mobil Rombongan Tamu Pernikahan Tabrak Pagar di Kupang, 4 Tewas, 2 Kritis

Detik-detik Kecelakaan Mobil Rombongan Tamu Pernikahan Tabrak Pagar di Kupang, 4 Tewas, 2 Kritis

Regional
Kapolri Ungkap Alasan PT LIB Tolak Usulan Arema FC Vs Persebaya Digelar Sore Hari

Kapolri Ungkap Alasan PT LIB Tolak Usulan Arema FC Vs Persebaya Digelar Sore Hari

Regional
Cabuli Anak, Seorang Pria Ditangkap di Pekanbaru

Cabuli Anak, Seorang Pria Ditangkap di Pekanbaru

Regional
Kapolri Sebut 8 Gas Air Mata Dilontarkan ke Tribune Kanjuruhan, Bikin Penonton Panik

Kapolri Sebut 8 Gas Air Mata Dilontarkan ke Tribune Kanjuruhan, Bikin Penonton Panik

Regional
Balikpapan Batal Ikut Porprov, Atlet Memilih Angkat Kaki ke Kota Lain

Balikpapan Batal Ikut Porprov, Atlet Memilih Angkat Kaki ke Kota Lain

Regional
Stok Vaksin Covid-19 Sempat Menipis, Jateng Dikirimi 6.000 Dosis

Stok Vaksin Covid-19 Sempat Menipis, Jateng Dikirimi 6.000 Dosis

Regional
Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan

Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan

Regional
Jasad Satu Keluarga di 'Septic Tank' Dievakuasi, Polisi: Sudah Jadi Tulang Belulang

Jasad Satu Keluarga di "Septic Tank" Dievakuasi, Polisi: Sudah Jadi Tulang Belulang

Regional
Warga Purworejo 17 Tahun Ditahan Majikan di Malaysia, Paspor Disita, Tak Boleh Pulang

Warga Purworejo 17 Tahun Ditahan Majikan di Malaysia, Paspor Disita, Tak Boleh Pulang

Regional
Kapolri: Sebagian Besar Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Alami Asfiksia

Kapolri: Sebagian Besar Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Alami Asfiksia

Regional
Diduga Korupsi Puluhan Miliar, Mantan Dirut PDAM Manado Ditahan Kejati Sulut

Diduga Korupsi Puluhan Miliar, Mantan Dirut PDAM Manado Ditahan Kejati Sulut

Regional
Kapolri: 11 Personel Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Kanjuruhan

Kapolri: 11 Personel Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Kanjuruhan

Regional
5 Biografi Singkat Pahlawan dari Kalimantan, Ada Pangeran Antasari

5 Biografi Singkat Pahlawan dari Kalimantan, Ada Pangeran Antasari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.