Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Longsor di Kawasan Tambang di Maluku Timbun Satu Keluarga, 3 Orang Tewas

Kompas.com - 05/07/2022, 13:36 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

AMBON,KOMPAS.com - Longsor terjadi di kawasan tambang Sinabar di Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram bagian Barat, Maluku, Selasa (5/7/2022).

Longsor yang dipicu oleh hujan lebat itu menyebabkan enam orang yang sedang beraktivitas di kawasan tersebut tertimbun.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seram Bagian Barat Thomas Wattimena mengatakan, saat ini tim dari BPBD sedang berada di lapangan untuk mencari para korban yang tertimbun longsor dalam kejadian itu.

Baca juga: Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ambon, Rumah Warga Rusak dan Terendam

“Tim sementara masih berada di lapangan, jadi nanti sebaiknya kita tunggu laporan dulu dari mereka,” kata Thomas kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Selasa.

Thomas mengungkapkan, ada warga yang terjebak dalam musibah longsor tersebut. Namun ia belum bisa memastikan berapa korban yang terjebak.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Seram Bagian Barat Manda yang telah berada di lokasi longsor menuturkan, ada enam warga yang tertimbun dalam musibah itu.

“Korban meninggal yang sudah ditemukan tiga orang dan tiga orang lagi masih dicari,” katanya kepada Kompas.com tanpa menjelaskan identitas para korban yang sudah ditemukan.

Baca juga: Jalur Bondowoso-Banyuwangi di Kawasan Kawah Ijen Sudah Bisa Dilalui Usai Tebing Longsor

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, ada satu keluarga yang berjumlah empat orang ikut menjadi korban tertimbun longsor.

Salah satu korban meninggal dunia yang telah ditemukan yaitu Tini Kohilay. Sementara suaminya dan dua anaknya hingga kini masih dicari.

Wahyu Kohilay, adik kandung korban yang dihubungi Kompas.com mengakui, kakaknya bersama suami dan dua keponakannya ikut menjadi korban dalam musibah itu.

“Betul itu. Kasih beta (saya) kesempatan urus keluarga (korban) dulu,” katanya.

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Melanda Cilacap

Kepala BPBD Maluku Henry Farfar menyebut bahwa musibah longsor itu terjadi di kawasan tambang Sinabar ilegal di Kecamatan Huamual.

“Itu kejadiannya di lokasi tambang Sinabar ilegal,” ujarnya. 

 

   

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Regional
Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Regional
Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Regional
Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Regional
Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Regional
Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Regional
Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Regional
3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

Regional
Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Regional
Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Regional
Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Regional
Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Regional
6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

Regional
Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Regional
Video 'Cinderella OD' di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Video "Cinderella OD" di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com