Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biosolar Tumpah di Perairan Lhokseumawe, Warga Minta Pertamina Tanggung Jawab

Kompas.com - 26/04/2022, 07:31 WIB
Masriadi ,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Warga Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dikejutkan dengan tumpahan minyak jenis biosolar milik PT Pertamina Niaga yang tumpah di perairan desa itu, Minggu (24/4/2022) sore.

Kepala Desa Hagu Selatan Zulfitrian mengatakan, kejadian itu mulai diketahui warga pada Senin (25/4/2022) sejak pukul 11.00 WIB saat secara tiba-tiba air laut berubah warna dan menimbulkan bau minyak yang sangat menyengat.

“Setelah itu, warga lapor ke saya. Saya teruskan ke polisi dan Pertamina. Di dekat lokasi memang ada sentral pengisian bahan bakar Pertamina,” sebut Zulfitrian pada Senin (25/4/2022).

Baca juga: Satu Lagi Kasus Penyelewengan BBM di Sumbar, Pelaku Beli Biosolar di SPBU dengan Jeriken

Dia menyebutkan, dia meminta agar Pertamina bertanggung jawab dengan membersihkan seluruh kawasan minyak itu.

“Sehingga, tidak membahayakan bagi warga sekitar laut itu,” kata Zulfitrian.

Informasi yang diperoleh Kompas.com, minyak itu bersumber dari Kapal MT Aerosea Catalina yang menyalurkan minyak ke depo Pertamina di Lhokseumawe.

Rembesan minyak dari kapal inilah yang terlihat mengapung di perairan Lhokseumawe.

Di lapangan, tim Pertamina sedang berupaya menangani kasus ini.

Sementara hingga berita ini ditayangkan, Kompas.com belum mendapat konfirmasi dari Pertamina Depo Lhokseumawe.

Baca juga: Anggota DPR Aceh: Biosolar Langka, Sopir Antre Berjam-jam di SPBU Aceh

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

KPU Karawang Polisikan Pembuat SK Palsu Caleg Terpilih

Regional
Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Diduga Lecehkan Santri, Ponpes di Sekotong Lombok Dirusak Warga

Regional
Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Didorong Maju Pilkada, Rumah Petani di Brebes Digeruduk Ribuan Warga

Regional
Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Regional
Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com