Kompas.com - 19/04/2022, 13:43 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Banten telah melakukan pemetaan titik rawan kemacetan dan kecelakaan di jalur mudik.

Berdasarkan data dari Polda Banten, terdapat 12 titik rawan macet di jalan arteri dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak.

Baca juga: 7 Pasar Tumpah di Jalur Mudik Sepanjang Karawang Rawan Macet

Adapun titiknya yakni di Simpang Pasar Balaraja Barat dan Pasar Gembong di Kabupaten Tangerang.

Kemudian di Simpang Tiga Asem, depan PT Nikomas, Pasar Tambak, Pasar Kragilan, Pasar Kalodran, Pasar Ciruas, simpang Kramatwatu dan Serdang di Kabupaten Serang.

Baca juga: Gedebage Bandung Kembali Terendam Banjir, Warga Terjebak Macet 7 Kilometer

Untuk di Kota Serang depan Terminal Pakupatan dan depan Mall Serang alun-alun Serang.

"Personel akan stand by di jam-jam macet. Mereka nanti akan kita jadikan pagar betis yang tugasnya pengaturan lalu lintas dan mencegah kesemrawutan lalu lintas," kata Wakil Kepala Polda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari kepada wartawan di kantornya. Selasa (19/4/2022).

12 titik rawan kecelakaan

Sedangkan untuk titik rawan kecelakaan berdasarkan pemetaan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Banten di Jalan Gatot Subroto, Tangerang.

Kemudian di Kampung Raab Cikande, Citerep, Kalodran, KM 7 dan 10 Kramatwatu, dan Simpang Bojonegara di Kabupaten Serang.

Untuk di wilayah Kota Cilegon di persimpangan gerbang tol Cilegon Barat dan Kecamatan Grogol.

Rekayasa lalu lintas di Tol Tangerang-Merak

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Banten Amiludin Roemtaat mengatakan, sejumlah rekayasa lalu lintas akan dilakukan mencegah terjadinya kemacetan di jalur arteri dan tol menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak.

Baca juga: Atasi Kemacetan Menuju Pelabuhan Merak, Polda Banten Siapkan Skenario Ini

Khusus di Gerbang Tol Merak, kata Roemtaat, akan diberlakukan sistem buka tutup dan mengalihkan kendaraan dari arah Jakarta keluar di Gerbang Tol Cilegon  Barat.

"Jika terjadi antrean panjang dari Pelabuhan Merak, sampai pintu Tol Merak, kita akan diberlakukan sistem buka tutup dan penambahan personel," kata Roemtaat kepada wartawan.

Ribuan personel dikerahkan

Untuk kelancaran arus mudik, 3.178 personel gabungan dari Polda Banten, TNI, Dishub, Satpol PP, dan intansi lainnya dikerahkan.

Roemtaat menyebutkan, 35 pos pengamanan, lima pos pelayanan dan pos terpadu akan disiapkan untuk menyukseskan Operasi Ketupat Maung 2022.

"Untuk pengamanan mudik yang dikerahkan 3.179 orang dari petugas gabungan," kata Roemtaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pemuda di Luwuk Hanyut Terbawa Arus Laut Saat Memancing

3 Pemuda di Luwuk Hanyut Terbawa Arus Laut Saat Memancing

Regional
Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY, Sultan Imbau Masyarakat Lakukan Perayaan Sederhana

Ditetapkan Kembali sebagai Gubernur DIY, Sultan Imbau Masyarakat Lakukan Perayaan Sederhana

Regional
Warga Datangi Polres Magelang Minta Kejelasan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP

Warga Datangi Polres Magelang Minta Kejelasan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP

Regional
Mengenal Randai, Kesenian Khas Minangkabau: Asal-usul, Cara, dan Cerita

Mengenal Randai, Kesenian Khas Minangkabau: Asal-usul, Cara, dan Cerita

Regional
Nelayan di Balikpapan Jadi Kurir Sabu, Dibayar Rp 500 Ribu Setiap Pengantaran

Nelayan di Balikpapan Jadi Kurir Sabu, Dibayar Rp 500 Ribu Setiap Pengantaran

Regional
Semua Pos SAR di Riau Akan Dibekali Alat Pendeteksi Orang Tenggelam

Semua Pos SAR di Riau Akan Dibekali Alat Pendeteksi Orang Tenggelam

Regional
Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Warga: Sangat Kuat dan Lebih dari 5 Detik

Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Warga: Sangat Kuat dan Lebih dari 5 Detik

Regional
Pj Gubernur Tanggapi Korupsi Kredit Macet Rp 65 Miliar di Bank Banten

Pj Gubernur Tanggapi Korupsi Kredit Macet Rp 65 Miliar di Bank Banten

Regional
Kabur dari Rumah, Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas di Waduk Galian C

Kabur dari Rumah, Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas di Waduk Galian C

Regional
Jual 12 Drum Solar Subsidi di Atas Harga Eceran, Pria di Ketapang Ditangkap

Jual 12 Drum Solar Subsidi di Atas Harga Eceran, Pria di Ketapang Ditangkap

Regional
Ibu Brigadir J Syok Anaknya Mati Ditembak: Kami Sangat Sedih...

Ibu Brigadir J Syok Anaknya Mati Ditembak: Kami Sangat Sedih...

Regional
Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Regional
Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Regional
Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Regional
Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.