Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Arus Mudik Lebaran, Polda Bengkulu Batasi Lalu Lintas di Jembatan Rusak

Kompas.com - 17/04/2022, 11:08 WIB
Firmansyah,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

 

”Kami akan prioritaskan kendaraan yang bertonase 10 ton ke bawah yang boleh lewat, Maka akan kami lakukan kegiatan penutupan, yang di atas 10 ton akan kita alihkan ke beberapa ruas jalan lain yang dilalui,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan, terhadap temuan jembatan yang rusak pihaknya mengeluarkan rekomendasi agar segera dilakukan perbaikan.

“Sesuai dengan rekomendasi akan segera dilakukan penutupan dan pengerjaan terhadap jembatan yang rusak itu, khususnya jembatan yang ada di Batik Nau," katanya.

"Ini informasi kepada masyarakat, ketika nanti kami melakukan kegiatan di sana masyarakat harus tahu bahwa kemungkinan akan ada penutupan namun kami akan memprioritaskan dulu jalan alternatif yang bisa dilalui pelaku perjalanan mudik," imbuh dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tingkat Aktivitas Gunung Ruang Sulut Turun dari Awas ke Siaga

Tingkat Aktivitas Gunung Ruang Sulut Turun dari Awas ke Siaga

Regional
Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota hingga Dosen Mendaftar lewat PDIP

Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota hingga Dosen Mendaftar lewat PDIP

Regional
Alasan Istri Korban Tewas Diterkam Harimau Minta Pemilik Satwa Dihukum Ringan

Alasan Istri Korban Tewas Diterkam Harimau Minta Pemilik Satwa Dihukum Ringan

Regional
Siswi Tak Boleh Ujian gara-gara Tunggakan Rp 50.000, Ombudsman NTT: Jangan Pakai Logika Bisnis

Siswi Tak Boleh Ujian gara-gara Tunggakan Rp 50.000, Ombudsman NTT: Jangan Pakai Logika Bisnis

Regional
Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Sopir dan Kernet Diduga Kabur Usai Busnya Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Sopir dan Kernet Diduga Kabur Usai Busnya Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Kantor Satpol PP Halmahera Selatan Terbakar

Kantor Satpol PP Halmahera Selatan Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Regional
Kesaksian Warga soal Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Kesaksian Warga soal Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

Regional
Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com