Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Fakta Menarik Cilacap, dari Kabupaten Terluas di Jateng hingga Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

Kompas.com - 14/02/2022, 13:31 WIB
Puspasari Setyaningrum

Penulis

KOMPAS.com - Kabupaten Cilacap merupakan sebuah wilayah administrasi yang berada di selatan Provinsi Jawa Tengah.

Sejarah kabupaten ini sudah dimulai lama sebelum masa kemerdekaan Indonesia, yaitu pada saat penjajahan Belanda.

Baca juga: Viral, Video Pengendara Motor Jambret Kalung Anak Kecil di Cilacap, Bagaimana Kronologinya?

Pemerintah Hindia Belanda melalui besluit Gubernur Jenderal tanggal 21 Maret 1856 Nomor 21 menetapkan Onder Regentschap Cilacap ditingkatkan menjadi Regentschap (Kabupaten) Cilacap.

Disamping lokasinya yang strategis, kabupaten ini ternyata menyimpan berbagai fakta menarik yang tak banyak orang tahu.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Cilacap Naik, Muncul Klaster Sekolah hingga Perusahaan

1. Kabupaten Terluas di Jawa Tengah

Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengan dengan luas wilayah 225.360,840 Ha atau 2.252 kilometer persegi.

Luas wilayah ini yang terbagi menjadi 24 Kecamatan 269 desa dan 15 Kelurahan.

Baca juga: Muncul Kobaran Api di Kilang Cilacap, Pertamina Sebut Hanya Batuk

Kabupaten Cilacap memiliki motto “Jala Bhumi Wijayakusuma Cakti” yang artinya “kemampuan membudidayakan bumi, laut, air untuk kemakmuran”.

Hal ini karena dengan luas wilayah yang dimiliki juga menyimpan kekayaan alam yang melimpah.

2. Julukan Kota Cilacap Bercahaya

Jika berkunjung ke daerah ini maka Anda akan menemui julukan Cilacap Bercahaya di berbagai tempat.

Banyak yang mengira bahwa asal julukan ini adalah dari suasananya yang panas dan terik.

Ada juga yang mengira sebutan cahaya adalah dari cahaya cerobong asap area industri.

Padahal sebutan “Bercahaya” merupakan kependekan dari bersih, elok, rapi, ceria, hijau, aman, dan jaya.

Julukan ini disematkan karena Cilacap telah mendapat beberapa penghargaan Adipura mulai tahun 2008, 2010, 2012, dan 2014.

3. Tempat Berdirinya Berbagai Industri Besar

Cilacap diberkahi dengan berbagai sumber daya alam, sehingga banyak industri yang berdiri di lokasi tersebut.

Pabrik yang didirikan mengolah berbagai hasil tambang dan juga hasil alam daerah setempat.

Beberapa perusahaan besar seperti Pertamina, pabrik semen HOLCIM Indonesia, pabrik gula rafinasi, dan pabrik pengolahan ikan didirikan di sini..

Selain itu di Cilacap juga berdiri dua pembangkit listrik yaitu PLTU Karangkandri dan PLTU Bunton

4. Wisata Sejarah Benteng Pendem

Di dalam kawasan wisata Teluk Penyu, terdapat sebuah benteng tua yang menjadi objek wisata.

Kusbatterij Op De lantong Te Tjilatjap atau dikenal dengan Benteng Pendem karena bentuk benteng ini sebagian tertimbun oleh pasir.

Benteng ini merupakan peninggalan masa kolonial belanda yang dibangun antara tahun 1861-1879 yang difungsikan sebagai penjara dan benteng pertahanan Pantai Selatan Pulau Jawa.

Benteng ini tertimbun karena faktor alam setelah sempat tidak dihuni selama beberapa tahun.

Bentang yang bisa dieksplorasi merupakan 60 persen dari bangunan aslinya, sementara 40 persen sisanya masih tertimbun.

5. Pelabuhan Nasional Tanjung Intan

Tidak banyak yang tahu jika di Cilacap terdapat pelabuhan nasional Tanjung Intan.

Ini adalah satu-satunya pelabuhan di pantai selatan Pulau Jawa yang berstatus sebagai Pelabuhan Yang Diusahakan di bawah pengelolaan Pelindo III.

Aktivitas di pelabuhan alam ini lebih banyak melayani bongkar muat kapal muatan.

Kapal-kapal berukuran besar ini membawa hasil pertanian seperti kedelai, bahkan bongkar muat batubara dari kapal-kapal yang berlabuh.

Muatan kapal-kapal tersebut kemudian dimuat ke truk-truk dan dipergunakan untuk industri listrik Pulau Jawa.

6. Terdapat Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

Kilang minyak Pertamina Cilacap menjadi kilang terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 348.000 barel minyak per hari.

Kilang Pertamina terbesar di Asia Tenggara sekaligus terbesar di Indonesia ini merupakan gabungan dua kilang minyak.

Kilang minyak I dibangun pada 1974 dengan kapasitas 100.000 barel minyak per hari. 

Namun untuk memenuhi permintaan bahan bakar dan minyak pelumas yang terus meningkat, kilang I ini menjalani proyek Debottlenecking sehingga kapasitas minyaknya menjadi 218.000 barel minyak per hari.

Kilang minyak terbesar di Indonesia ini memasok 34 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

Selain itu, kilang ini merupakan satu-satunya kilang di tanah air yang memproduksi aspal dan base oil untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur di tanah air.

7. Rutan yang Dijuluki Alcatraz-nya Indonesia

Pulau Nusakambangan di Cilacap terkenal dengan penjara kelas berat dan tempat eksekusi mati bagi terpidana kasus kejahatan luar biasa.

Penjara ini pernah menjadi sorotan dunia saat digunakan untuk sebagai tempat eksekusi mati lima terpidana kasus narkoba yang beberapa di antaranya adalah warga negara asing.

Beberapa media kemudian menjuluki Nusakambangan sebagai Alcatraznya Indonesia, merujuk pada penjara dengan keamanan ketat di Amerika Serikat.

Walau begitu, masyarakat bisa mengakses beberapa kawasan Pulau Nusakambangan, terutama kawasan yang jauh dari wilayah lembaga pemasyarakatan.

Seperti wilayah pantai Karang Bolong dan Pantai Karang Pandan yang bisa diakses dengan menumpang kapal nelayan dari sekitar Pantai Teluk Penyu.

Sumber:
cilacapkab.go.id 
dlh.cilacapkab.go.id 
disporapar.cilacapkab.go.id 
pelindo.co.id 
money.kompas.com 
jambi.antaranews.com 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan Grobogan, Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan Grobogan, Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Regional
Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com