Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Tenggelam di Laut Maluku, 8 Penumpang Selamat, 1 Hilang

Kompas.com - 15/01/2022, 23:20 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Khairina

Tim Redaksi

 

AMBON,KOMPAS.com-Delapan penumpang kapal kayu yang tenggelam di antara perairan Pulau Manipa dan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku ditemukan selamat, Sabtu (15/1/2022).

Mereka ditemukan dalam kondisi lemas oleh tim SAR gabungan bersama setelah menyisir Perairan Pulau Tiga, Kabupaten Maluku Tengah.

"Delapan orang penumpang yang sempat hilang setelah kapal yang mereka tumpangi temggelam sudah ditemukan selamat," kata Kepala Basarnas Ambon, Mustari kepada wartawan, Sabtu malam.

Baca juga: Kapal Kayu Berpenumpang 8 Orang Tenggelam di Perairan Maluku

Mustari mengatakan dalam insiden itu, seorang penumpang masih dinyatakan hilang.

Ia pun memastikan jumlah korban dalam musibah itu bukan delapan orang namun sembilan oran, sebagaimana laporan yang diterima dari korban selamat.

"Dari data tersebut Basarnas Ambon meralat jumlah korban yang semula 8 orang menjadi 9 orang," ujarnya.

Adapun seorang penumpang yang masih dinyatakan hilang diketahui bernama Arifin Tomia.

"Dari keterangan korban selamat, saat kapal tenggelam korban ini menyelamatkan diri dengan perahu," ujarnya.

Baca juga: Kisah JW, Nahkoda Kapal yang Tangkap 7 Lumba-lumba di Pacitan, Video Dihapus dan Kini Jadi Tersangka

Mustari mengatakan, setelah dievakuasi tim gabungan, seluruh penumpang selamat telah dibawa ke Desa Ilith, Nemlea, Kabupaten Buru.

"Mereka sudah dievakuasi ke Desa Ilith tapi kondisi mereka sangat lemas," ujarnya 

Kapal dengan nama lambung Tiga Bersaudara ini sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Rakyat di Ambon menuju Desa Ilith pada Jumat (14/1/2022) sore sekira Pukul 16.00 WIt.

Namun, dalam perjalanan, kapal tradisional tersebut dihantam gelombang dan cuaca buruk hingga akhirnya kapal tersebut tenggelam.

Tim SAR yang mendapat laporan kejadian itu kemudian dikerahkan untuk mencari para korban.

"Rencananya operasi SAR Hari ke-3 akan dilanjutkan Minggu tanggal 16 Januari 2022 untuk korban Arifin Tomia yang masih dinyatakan hilang," ungkapnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com