Di 2022, Kendal Akan Anggarkan Bonus untuk Atlet Berprestasi Tingkat Internasional

Kompas.com - 20/12/2021, 16:30 WIB

KENDAL, KOMPAS.com - Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kendal, Ircham Chalid, mengatakan, pihaknya belum menganggarkan bonus atlet yang berprestasi di tingkat internasional.

Anggaran untuk atlet yang mendapat mendali ditingkat internasional, baru dianggarkan pada tahun 2022. Besarnya, menurut Ircham, untuk peraih emas mendapat bonus Rp 6 juta, perak Rp 5 juta, dan perunggu Rp 4 juta.

Baca juga: Bupati Kendal Sisihkan 2 Bulan Gajinya untuk 2 Atlet Asian Youth Para Games

“Untuk atlet yang berprestasi tingkat internasional pada tahun ini, akan menerima bonus pada kata Ircham, Senin (20/12/2021).

Ircham, menjelaskan atlet Kendal yang mendapat prestasi di kancah Internasional pada 2021 ini adalah Muhamad Dimas Ubaidillah.

Dimas mendapat mendali emas untuk cabor lari 400 meter dan perak untuk 100 meter, di Asian Youth Para Games di Manamah, Bahrain, 2-6 Desember 2021 lalu.

“Tidak adanya anggaran untuk bonus atlit yang berprestasi ditingkat nasional itu, karena Covid-19,” ujar Ircham.

Selain bonus untuk atlit yang berprestasi di tingkat Internasional, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, juga menganggarkan untuk atlit yang berprestasi ditingkat nasional.

Untuk tingkat nasional ini, atlit peraih  emas mendapat bonus Rp 2 juta, perak Rp 1,5 juta, dan perunggu Rp 1 juta.

“ Untuk tingkat provinsi, atlit peraih mendali  emas dapat bonus   1,2 juta, perak 1 juta,  dan perunggu 800 ribu,” tambah Ircham.

Sebelumnya, Bupati Kendal Jawa Tengah, Dico M Ganinduto, telah menyisihkan 2 bulan gajinya, sebesar 10 juta,  untuk diberikan kepada 2 atlit Kendal , Muhamad Dimas Ubaidillah dan Tiara,  yang mengikuti Asian Youth Para Games di Manamah, Bahrain, 2-6 Desember 2021.

Pemberian diberikan langsung oleh Dico kepada Muhamad Dimas Ubaidillah dan Tiara, masing-masing Rp 5 juta, di ruang Paringgitan, Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Mayat Bayi Sudah Membusuk Ditemukan di Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Gelombang Tinggi di Lhokseumawe, Ini Saran BMKG

Waspada Gelombang Tinggi di Lhokseumawe, Ini Saran BMKG

Regional
Cafe Sawah Pujon Kidul, Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka

Cafe Sawah Pujon Kidul, Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka

Regional
Keluarga Sebut Eril Punya Sertifikat Diving hingga Sempat Observasi Kondisi Sungai Aare Sebelum Berenang

Keluarga Sebut Eril Punya Sertifikat Diving hingga Sempat Observasi Kondisi Sungai Aare Sebelum Berenang

Regional
Pasutri Asal Bantul Bawa Puluhan Miras Dalam Plastik Hitam Diamankan Polisi di Solo

Pasutri Asal Bantul Bawa Puluhan Miras Dalam Plastik Hitam Diamankan Polisi di Solo

Regional
Pengamat Minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Periksa Hakim yang Bebaskan Bandar Narkoba di Palangkaraya

Pengamat Minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung Periksa Hakim yang Bebaskan Bandar Narkoba di Palangkaraya

Regional
Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia di Kompetisi Selancar Dunia WSL Banyuwangi 2022

Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia di Kompetisi Selancar Dunia WSL Banyuwangi 2022

Regional
Ganjar Minta Kontraktor Perbaiki Bangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi Cilacap, Ini Penyebabnya

Ganjar Minta Kontraktor Perbaiki Bangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi Cilacap, Ini Penyebabnya

Regional
Setelah 3 Hari Dicari, Jenazah Anak Terseret Arus di Pantai Swiss Sumbawa Barat Ditemukan

Setelah 3 Hari Dicari, Jenazah Anak Terseret Arus di Pantai Swiss Sumbawa Barat Ditemukan

Regional
Pulau Samalona, Daya Tarik, Rute, dan Biaya

Pulau Samalona, Daya Tarik, Rute, dan Biaya

Regional
Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Regional
560,33 Hektare Tanah Pesisir di Kepulauan Riau Bakal Dilegalisasi

560,33 Hektare Tanah Pesisir di Kepulauan Riau Bakal Dilegalisasi

Regional
Bahan Bakar Habis, KM Ladang Pertiwi Bermuatan 43 Orang Tenggelam di Selat Makassar

Bahan Bakar Habis, KM Ladang Pertiwi Bermuatan 43 Orang Tenggelam di Selat Makassar

Regional
'Uang Kami Kurang Rp 200.000 untuk Proses Pemandian Jenazah, tapi Pak Lurah Ngotot Tidak Bisa'

"Uang Kami Kurang Rp 200.000 untuk Proses Pemandian Jenazah, tapi Pak Lurah Ngotot Tidak Bisa"

Regional
Malang Night Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Night Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Hilang Sehari, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Tengah Laut Jepara

Hilang Sehari, 2 Pemancing Ditemukan Tewas di Tengah Laut Jepara

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.