8 Saksi Kebocoran Data Guru di Banten Diperiksa, Polisi Belum Tetapkan Tersangka, Ini Sebabnya

Kompas.com - 16/11/2021, 16:58 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Polda Banten belum menetapkan satu pun tersangka kasus kebocoran data pribadi ratusan guru SMA di Kabupaten Tangerang.

Padahal, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten telah melakukan pemeriksaan kepada delapan orang saksi termasuk terduga pelaku.

Baca juga: Data 815 Guru SMA di Kabupaten Tangerang Bocor, Kepala Disdikbud Banten: Yang Upload Namanya Sudah Diketahui

"Belum (ada tersangka), kita masih dalami, masih penyelidikan. Yang diperiksa sudah delapan orang termasuk yang mengunggah," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten AKBP Hendi Febrianto kepada wartawan di Mapolda Banten. Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Data Guru di Banten Bocor, Nama, Alamat, hingga Nomor Telepon Tersebar

Menurut Hendi, saat ini penyidik masih melakukan koordinasi dengan laboratorium forensik Mabes Polri untuk dapat menganalisa jejak digital.

Berdasarkan pemeriksaan, data yang tersebar merupakan format permintaan data oleh Bank BJB ke Kantor Cabang Dinas Kabupaten Tangerang untuk kepentingan peralihan gaji.

Baca juga: Jangan Unduh Data Guru SMA yang Bocor di Banten, Ini Penyebabnya

Peralihan gaji guru dan tenaga honorer di Kabupaten Tangerang dikarenakan adanya peralihan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemprov Banten dari Bank Banten ke Bank BJB.

"Ini sifatnya data digital, masih meminta bantuan laboratorium forensik untuk bisa menganalisa sumber kebocoran, kemana mekanismenya, penyebaran  kemana," ujar Hendi.

Baca juga: Data Pribadi 815 Guru Tersebar, Ini Respons Gubernur Banten

 

Disdikbud Banten kantogi identitas pembocor data

Kadisdikbud Banten ungkap identitas Pelaku Penyebar Data Guru di BantenKOMPAS.COM/RASYID RIDHO Kadisdikbud Banten ungkap identitas Pelaku Penyebar Data Guru di Banten
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten Tabrani mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku yang membocorkan data ratusan guru SMA di Kabupaten Tangerang, Banten.

Adapun nama terduga pelaku yang mengunggah data ke situs penyimpanan dokumen vbook.pub tercantum di antara daftar nama 815 guru yang datanya tersebar.

Tabrani sempat menyebutkan insial terduga pelaku Rk yang statusnya belum dikatahui. Namun, ada dua kemungkinan statusnya yakni guru dan operator sekolah.

Dalam data itu tercantum nama guru, nomor induk kependudukan (NIK), nomor ponsel, nama ibu kandung dan nomor rekening.

Para guru merasa dirugikan dengan tersebarnya data pribadi mereka. Bahkan, beberapa guru mendapatkan teror dari nomor tidak dikenal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Pembunuhan Pemilik Toko Ban, Sakit Hati Korban Sebut Nama Orangtua Pelaku

Motif Pembunuhan Pemilik Toko Ban, Sakit Hati Korban Sebut Nama Orangtua Pelaku

Regional
Orangtua Murid Geruduk Kantor Gubernur Papua Barat soal PPDB, Tawarkan Sekolah Pagi dan Siang

Orangtua Murid Geruduk Kantor Gubernur Papua Barat soal PPDB, Tawarkan Sekolah Pagi dan Siang

Regional
Satu Wisatawan yang Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo Ditemukan

Satu Wisatawan yang Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo Ditemukan

Regional
Tanggapan Disdikbud Banten soal Surat 'Titip' Siswa dari Wali Kota Serang

Tanggapan Disdikbud Banten soal Surat "Titip" Siswa dari Wali Kota Serang

Regional
Air Laut di Cilacap Berubah Jadi Hitam, Ini Penyebabnya

Air Laut di Cilacap Berubah Jadi Hitam, Ini Penyebabnya

Regional
Alasan Wali Kota Serang Buat Surat 'Titip' Siswa di PPDB Banten

Alasan Wali Kota Serang Buat Surat "Titip" Siswa di PPDB Banten

Regional
Terima 12.200 Vaksin PMK, DKPP Sumatera Selatan Mulai Suntik 1.341 Sapi

Terima 12.200 Vaksin PMK, DKPP Sumatera Selatan Mulai Suntik 1.341 Sapi

Regional
RSUD RA Kartini Jepara Angkat Bicara soal Tudingan Pelecehan Seksual oleh Perawatnya di Twitter

RSUD RA Kartini Jepara Angkat Bicara soal Tudingan Pelecehan Seksual oleh Perawatnya di Twitter

Regional
Kronologi Kapal Pengangkut 18 Wisatawan Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo, 1 Orang Tewas

Kronologi Kapal Pengangkut 18 Wisatawan Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo, 1 Orang Tewas

Regional
Viral Surat Rekomendasi Wali Kota Serang 'Titip' Siswa di PPDB SMAN 1 Kota Serang

Viral Surat Rekomendasi Wali Kota Serang "Titip" Siswa di PPDB SMAN 1 Kota Serang

Regional
Buntut Pengunjung Holywings Palembang Dibubarkan Polisi, Pemkot Bakal Kirim Surat Rekomendasi Pencabutan Izin Operasi ke Pusat

Buntut Pengunjung Holywings Palembang Dibubarkan Polisi, Pemkot Bakal Kirim Surat Rekomendasi Pencabutan Izin Operasi ke Pusat

Regional
Viral Cerita Pasien Dilecehkan Perawat, RSUD Jepara Sebut Telah Bebas Tugaskan Terduga Pelaku

Viral Cerita Pasien Dilecehkan Perawat, RSUD Jepara Sebut Telah Bebas Tugaskan Terduga Pelaku

Regional
Saat Bupati Bengkulu Utara 'Ngamuk' di Depan Menteri Luhut Soal Sawit...

Saat Bupati Bengkulu Utara "Ngamuk" di Depan Menteri Luhut Soal Sawit...

Regional
Harimau Teror Warga di Kota Sungaipenuh, 7 Anjing Hilang Diduga Dimangsa Si Belang

Harimau Teror Warga di Kota Sungaipenuh, 7 Anjing Hilang Diduga Dimangsa Si Belang

Regional
Dapat 600 Dosis, Vaksinasi PMK Dimulai dari Sentra Pemasok Sapi Terbesar di Magelang

Dapat 600 Dosis, Vaksinasi PMK Dimulai dari Sentra Pemasok Sapi Terbesar di Magelang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.