Kompas.com - 01/11/2021, 10:27 WIB
Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan yang jadi salah satu tempat wisata favorit di Kabupaten Garut, Minggu (30/12/2018) KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANGKawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan yang jadi salah satu tempat wisata favorit di Kabupaten Garut, Minggu (30/12/2018)

GARUT, KOMPAS.com - Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali dibuka untuk umum di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, obyek wisata Gunung Papandayan dibuka untuk kegiatan wisata olahraga seperti pendakian, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Papandayan itu untuk hiking, pendakian olahraga, boleh 25 persen (jumlah pengunjung dari kapasitas obyek wisata)," kata Rudy seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/10/2021).

Baca juga: Wisata Gunung Papandayan Garut Kembali Buka, Ini Syarat Berkunjung

Ia menuturkan, meski Kabupaten Garut masih PPKM level 3, ada tempat-tempat yang sifatnya untuk kegiatan olahraga diperbolehkan buka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Begitu juga dengan hotel yang diperbolehkan menerima kunjungan dengan batasan 25 persen dari kapasitas tempat.

"Hotel juga boleh (buka)," kata Rudy.

Baca juga: Wisata Gunung Papandayan Buka Lagi, Wisatawan Wajib Bawa Bukti Vaksin

Salah seorang pengelola TWA Gunung Papandayan mengatakan, kawasan wisata Gunung Papandayan sudah dibuka untuk umum dengan syarat semua pengunjung wajib memakai masker dan sudah divaksin, minimal dosis satu.

Sedangkan pengunjung yang mau berkemah, wajib disertai surat hasil tes antigen atau surat keterangan sehat dari dokter sebagai bukti bahwa semua pengunjung TWA Gunung Papandayan dalam kondisi sehat.

"Papandayan sudah tersertifikasi CHSE dari Kemenparekraf. Papandayan salah satu yang direkomendasikan Pemda untuk uji coba pembukaan tempat wisata di level 3," kata Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo di Kantor Kementerian LHK Jakarta

Hari Ini, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo di Kantor Kementerian LHK Jakarta

Regional
Teror Busur di Kendari Masih Terjadi, Polisi Razia Kendaraan

Teror Busur di Kendari Masih Terjadi, Polisi Razia Kendaraan

Regional
Dalam 4 Bulan, Angka Kematian Bayi di Dompu Capai 18 Kasus

Dalam 4 Bulan, Angka Kematian Bayi di Dompu Capai 18 Kasus

Regional
Anggota DPRD Simalungun Sumut Sidak, Temukan Elpiji Terindikasi Oplosan

Anggota DPRD Simalungun Sumut Sidak, Temukan Elpiji Terindikasi Oplosan

Regional
Bakar Sejumlah Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Pejabat Ini Dibawa ke Markas Brimob

Bakar Sejumlah Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Pejabat Ini Dibawa ke Markas Brimob

Regional
Detik-detik Bus Berpenumpang 32 Orang Terjun ke Jurang 50 Meter di Jalur Tanjakan Mayit, Lampung

Detik-detik Bus Berpenumpang 32 Orang Terjun ke Jurang 50 Meter di Jalur Tanjakan Mayit, Lampung

Regional
Cerita Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Perairan Lembata, Awalnya Dikira Gempa

Cerita Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Perairan Lembata, Awalnya Dikira Gempa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sopir Kecelakaan Maut di Tol Mojokerto Positif Narkoba | Remaja 18 Tahun Tewas Usai Ditangkap Polisi

[POPULER NUSANTARA] Sopir Kecelakaan Maut di Tol Mojokerto Positif Narkoba | Remaja 18 Tahun Tewas Usai Ditangkap Polisi

Regional
Diduga Rem Blong, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter di Lampung, 1 Penumpang Tewas

Diduga Rem Blong, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter di Lampung, 1 Penumpang Tewas

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Mei 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Mei 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Petir

Regional
Balita 1,5 Tahun di Pemalang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur, Begini Kronologinya

Balita 1,5 Tahun di Pemalang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur, Begini Kronologinya

Regional
4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Regional
Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Regional
Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.