Kompas.com - 15/10/2021, 13:30 WIB
Kebakaran hutan lindung di kawasan Desa Mendele Utung-Utung, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Kamis (14/10/2021). 
ANTARA/HO-BPBD Aceh TengahKebakaran hutan lindung di kawasan Desa Mendele Utung-Utung, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Kamis (14/10/2021).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan, sekitar 19,5 hektar kawasan hutan lindung di Aceh Tengah hangus terbakar.

Kepala Pelaksana BPBA Ilyas mengatakan, kebakaran hutan lindung itu terjadi di sejumlah titik di Desa Mendele Utung-Utung, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, pada Kamis (14/10/2021), sekitar pukul 12.30 WIB.

"Informasi terakhir yang diterima Pusdalops BPBA bahwa api belum berhasil dipadamkan," kata Ilyas melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA, seperti dikutip dari Antara, Kamis.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Oktober 2021

Menurut dia, BPBD Kabupaten Aceh Tengah mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Pemadaman juga dibantu masyarakat setempat.

Namun, menurut Ilyas, jarak tempuh dari posko induk ke lokasi kebakaran sekitar 8 kilometer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian sumber air juga jauh, sehingga sedikit menyulitkan petugas dalam proses pemadaman.

"Untuk penyebab kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan," kata Ilyas.

Baca juga: Pria Ini Catut Nama Dishub Aceh Tengah Lakukan Pungli, Begitu Diperiksa Ternyata Punya 5 KTP

Selanjutnya, BPBA juga mendapatkan laporan kebakaran hutan seluas 4,5 hektare di Desa Kampung Paya Tugel, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah, pada Kamis, sekitar pukul 13.15 WIB.

BPBD setempat juga telah mengerahkan personel sekaligus dua unit pemadam kebakaran yang turut dibantu TNI, Polri, serta masyarakat.

Namun, mengenai penyebab kebakaran, menurut Ilyas, masih dalam penyelidikan.

"Untuk kendala di lapangan, jarak tempuh dari posko induk ke lokasi kejadian sekitar 4 kilometer, dan sumber air jauh. Kondisi terakhir, api juga belum berhasil dipadamkan," kata dia.

Baca juga: Komentar Saiful Mahdi soal Kondisi Lapas dan Jadi Duta Pemasyarakatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
Seorang Warga Dibakar karena Rebutan Lahan, Camat Akan Diperiksa Polisi

Seorang Warga Dibakar karena Rebutan Lahan, Camat Akan Diperiksa Polisi

Regional
Bupati Garut dan Pejabat RSU ke Lombok Diduga Bukan Rapat Evaluasi Covid-19

Bupati Garut dan Pejabat RSU ke Lombok Diduga Bukan Rapat Evaluasi Covid-19

Regional
Eks Kadishub Cilegon Sebut Uang Suap Pengelolaan Parkir Senilai Rp 530 Juta Diterima Sejumlah Pejabat

Eks Kadishub Cilegon Sebut Uang Suap Pengelolaan Parkir Senilai Rp 530 Juta Diterima Sejumlah Pejabat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.